Kunjungi PT KCBS, Gubernur VBL Janji Adakan 2 Kapal Penangkap Ikan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunjungi PT KCBS, Gubernur VBL Janji Adakan 2 Kapal Penangkap Ikan


Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengunjungi PT. KCBS Maumere, Jumat (24/7). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunjungi PT KCBS, Gubernur VBL Janji Adakan 2 Kapal Penangkap Ikan


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengakui bahwa Provinsi NTT masih terkendala dengan kekurangan kapal penangkap ikan. Hal ini berakibat pada belum maksimalnya pengelolaan potensi di sektor kelautan.

Hal ini diungkapkan VBL saat mengunjungi PT. Karya Buana Cipta Sentosa (KCBS), sebuah perusahan pengolahan ikan yang beroperasi di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Minggu (26/7).

Menurut VBL, dalam upaya pengolahan sumber daya kelautan, NTT masih mengalami kendala kapal tangkap dan sumber daya manusia nelayan. Kendala lainnya adalah belum adanya peningkatan kapasitas karyawan pabrik. Oleh karena itu, jika pabrik ikan memiliki kapasitas karyawan yang tinggi, semestinya memiliki sumberdaya yang baik.

“Di NTT perlu persiapan kapasitas dan sumber daya nelayan yang baik, khususnya dalam bidang pengolahan ikan, karena ini menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan ekonomi di NTT,” ungkap VBL.

BACA JUGA: KCBS Maumere Ekspor Ikan Tuna dan Cakalang ke Tiga Negara Ini

VBL mengatakan, Pemprov NTT akan berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat basis pengolahan ikan di NTT sebagai salah satu kekuatan ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut, lanjut VBL, Pemprov NTT juga akan berkoordinasi dengan pihak di Jepang untuk penambahan atau perluasan pasar.

“Market harus ditambah, karena itu kita akan ke Jepang dan bicarakan soal market-market Jepang. Kita bicara dengan teman-teman di Jepang, karena kita di sini memiliki sumber daya, kalau uang gampang, tetapi sumberdaya yang menjadi masalah,” janji VBL.

Guna mendukung pengelolaan potensi kelautan, VBL juga berjanji akan menyiapkan dua kapal besar pada Juni 2021 mendatang.

“Saya berharap tahun 2021 bisa mengekspor langsung ikan dari NTT,” ungkap VBL yang ketika mengunjungi PT KCBS, perusahan itu baru saja mengekspor 12 ton Frozen Tuna Shasimi ke Jepang. Sebelumnya KCBS juga telah mengekspor sebanyak 20 ton Ikan Cakalang ke Korsel.

“Pemerintah Provinsi NTT akan menyiapkan dua kapal besar pada Juni 2021 yang akan datang, karena itu pada bulan Juni nanti kita harus bisa mengekspor ikan langsung dari NTT,” tegas VBL. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top