Polisi Tangkap 6 Pelaku Judi KP Beromset Rp 10 Juta Per Hari | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polisi Tangkap 6 Pelaku Judi KP Beromset Rp 10 Juta Per Hari


Kapolsek Borong, AKP Made Mudana. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Polisi Tangkap 6 Pelaku Judi KP Beromset Rp 10 Juta Per Hari


Tiga Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

BORONG, TIMEXKUPANG.com-Aparat kepolisian dari Polsek Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), menangkap enam orang yang diduga sebagai pelaku judi kupon putih (KP). Penangkapan terjadi di Wae Reca, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Selasa (28/7) sekitar pukul 12.20 Wita.

Mereka yang diamankan itu, yakni NDK, 33, FJ, 33, YA, 33, MN, 24, YN, 29, SH, 33. Semuanya tercatat warga Kecamatan Borong. Dari hasil pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni NDK, FJ, dan FJ. Sementara tiga orang lainnya dijadikan saksi.

“Untuk MN, YN, dan SH, hanya sebagai saksi. Mereka ditangkap atas dasar laporan warga yang mengaku resah dengan adanya praktik judi togel atau kupon putih di wilayah Kota Borong,” ungkap Kapolsek Borong, AKP Made Mudana, kepada TIMEXKUPANG.com di ruang kerjanya, Kamis (29/7) pagi.

Made mengatakan, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu ada yang bertindak sebagai perantara atau penerima kupon dan uang dari warga yang memasang nomor atau angka dalam permainan judi kupon putih. “Ada juga yang jadi agen atau bandar,” katanya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah handpohone berbasis android, tiga handphone biasa merek nokia, uang tunai Rp 1.957.000, buku berisi daftar angka togel, alat tulis, dan kalkulator. Dari hasil pemeriksaan, sehari dari hasil judi itu, omzet mereka mencapai sekitar Rp 10 juta.

“Mereka semua sudah menjalani pemeriksaan maraton dalam tempo 1 x 24 jam. Para penyidik memeriksa enam orang tersebut untuk mengetahui peran mereka masing-masing. Tiga tersangka kita tahan untuk proses hukum selanjutnya. Barang bukti juga sudah kita amankan,” jelas Made.

Dikatakan, para tersangka dalam kasus ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dimana dijerat dengan pasal 303 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang Perjudian. Ancaman minimal di atas 1 tahun penjara. Tersangka juga dituntut untuk tidak boleh mengulangi perbuatan yang sama.

Tokoh masyarakat Kota Borong, Alkris, memberi apresiasi kepada pihak Polsek Borong, karena bisa membongkar praktik judi kupon putih di Matim, khususnya di Kota Borong. Kata dia, judi kupon putih di Matim sangat meresahkan masyarakat. Bahkan permainan judi ini dinilai sudah marak di setiap kampung.

“Saya salut dan beri jempol kepada Polsek Borong. Mungkin masih banyak pengedar dan bandar judi kupon putih di Kota Borong. Ini menjadi harapan kami, supaya polisi bisa mengintai pelaku judi kupon putih yang lain. Judi ini sangat meresahkan,” ungkap Alkris. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top