Idul Adha, Polres Matim Potong 5 Hewan Kurban | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Idul Adha, Polres Matim Potong 5 Hewan Kurban


DAGING KURBAN. Panitia pemotongan hewan kurban Polres Matim tengah mengatur pembagian daging kurban untuk didistribusikan, Jumat (31/7). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Idul Adha, Polres Matim Potong 5 Hewan Kurban


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Polres Manggarai Timur (Matim), merayakan Idul Adha 1441 Hijriah, dengan menyembelih sebanyak lima ekor hewan kurban, Jumat (31/7). Dari jumlah itu, tiga ekor sapi dan dua ekor kambing. Dagingnya dibagikan ke seluruh anggota Polisi, wartawan, dan masyarakat.

Pemotongan hewan kurban itu dilakukan di sekitar halaman asrama Polisi, Golo Karot, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.

Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto menyaksikan langsung pemotongan hewan kurban itu. Hadir Kapolsek Borong AKP Made Mudana, pejabat dan anggota Polres Matim.

“Dari tiga ekor sapi, satunya kita serahkan untuk masjid di Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Borong. Ada sekira 130-an polisi untuk Polres Matim dan Polsek Borong yang kebagian hewan kurban,” ujar Kapolres Matim, Nugroho, kepada TIMEXKUPANG.com di sela-sela pemotongan hewan kurban, pagi tadi (31/7).

Menurutnya, satu ekor sapi itu disumbangkan Pemkab Matim, Kamis (30/7). Lainnya disiapkan sendiri pihak Polres Matim. Sebelum dipotong, hewan yang ada diperiksa atau dicek kondisi kesehatanya oleh pihak Dinas Peternakan. Termasuk setelah dipotong, bagian dalam atau jeroan, juga diperiksa.

“Berkurban itu kewajiban bagi umat Islam untuk melatih nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari. Kami dari Polres Matim berharap kegiatan ini bermanfaat untuk anggota dan masyarakat,” ujar Kapolres Nugroho.

Selain melatih nilai keikhlasan, lanjut Nugroho, kegiatan itu juga merupakan salah satu cara yang dilakukan Kepolisian untuk meningkatkan nilai ketakwaan personel kepada Tuhan yang Maha Esa (TYME). Termasuk mau mengajarkan anggota polisi di Matim, untuk bisa ikhlas berbagi dengan sesama.

“Sebagai insan Bhayangkara, kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk bertakwa kepada-Nya. Kita tanamkan semangat dan ketulusan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Diharapkan personel semakin profesional dalam menjalankan tugas dan selalu dekat dengan masyarakat,” katanya.

PHBI Matim

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Matim, Muhammad Ali, kepada TIMEXKUPANG.com di Borong, Jumat (31/7) menjelaskan, untuk wilayah Kota Borong, dari empat masjid yang ada, secara total mengurbankan sebanyak 89 ekor hewan. Dimana sebanyak 18 ekor sapi dan 71 ekor kambing. Dagingnya diberikan ke masyarakat.

“Makna dari semua ini, berkurban untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Sembari kita memberikan bantuan berupa daging kurban kepada fakir miskin atau orang yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan protein hewani,” kata Ali.

Semua hewan kurban itu, jelas Ali, disumbang oleh umat Islam yang ada di Borong. Terutama yang mampu dan mau berkurban. “Karena biar mampu kalau tidak ada niat, itu tidak mau berkurban. Niat yang ikhlas mengharapkan pahala disisi Allah SWT. Kegiatan potong hewan kurban itu dilakukan setelah pagi harinya, umat islam melaksanakan sholat Idul Adha,” ungkapnya.

Ali menyebutkan, sebelum pemotongan hewan kurban, umat Muslim di Borong menunaikan Salat Idul Adha di tiga masjid besar, yakni Masjid Baiturrahman, Masjid Nurul Jihad, dan Masjid Baitul Ghafur.

“Pelaksanaan Salat Id tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” jelas Ali. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top