Perayaan Idul Adha, 3 Masjid di Kefamenanu Kurban 147 Hewan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Perayaan Idul Adha, 3 Masjid di Kefamenanu Kurban 147 Hewan


DAGING KURBAN. Umat Muslim dan umat Nonmuslim sementara memotong daging kurban di Masjid Agung Nurul Fallah Kefamenanu, Jumat (31/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Perayaan Idul Adha, 3 Masjid di Kefamenanu Kurban 147 Hewan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Perayaan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, persembahan hewan kurban, baik itu dari Pemerintah Daerah, pihak Kepolisian maupun jamaah mengalami penurunan drastis.

Pantauan langsung Timor Express di tiga masjid yang ada di Kota Kefamenanu, sebanyak 147 hewan, baik sapi dan kambing disembelih sebagai kurban tahun ini. Dari jumlah itu, sebagian besar adalah kambing sebanyak 117 ekor dan 30 ekor lainnya adalah sapi. Hewan-hewan kurban ini merupakan sumbangan Pemkab TTU, dan sumbangan jamaah setempat.

Daging kurban tersebut dibagi dalam 3.700 pak, dan diberikan kepada masyarakat yang berada di sekitar masjid, panti asuhan, dan masyarakat lainnya yang membutuhkan di Kota Kefamenanu.

Ketua Panitia Perayaan Idul Adha Masjid Agung Nurul Fallah, Kefamenanu, Akmal kepada Timor Express, Jumat (31/7) menuturkan, perayaan hari raya Idul Adha tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Untuk hewan kurban pun mengalami penurunan.

Dikatakan, tahun ini, khusus Masjid Agung Nurul Fallah Kefamenanu mengurbankan sebanyak 19 ekor sapi dan 55 ekor kambing. Hewan kurban tersebut merupakan sumbangan Pemkab TTU, dan Polres setempat serta persembahan dari jamaah Muslim Masjid Agung Nurul Fallah sendiri.

“Untuk Tahun ini hewan yang dikurbankan itu sapi 19 ekor dan kambing 55 ekor. Tahun ini juga ada penurunan dari Tahun sebelumnya, Kalau Tahun sebelumnya untuk sapi 22 ekor dan Kambing 65 ekor,” tutur Akmal.

Menurut Akmal, daging dari hewan yang dikurbankan tersebut dibagi dalam 1.500 pack dan didistribusikan ke masyarakat yang berada di Kota Kefamenanu. “Selain itu juga daging kurban ini akan dibagikan ke panti asuhan yang ada di Kota Kefamenanu,” kata Akmal.

Akmal berharap, melalui daging kurban yang dibagikan itu dapat meningkatkan hubungan baik antarumat beragama di TTU.

“Walaupun masih situasi Covid-19, kita bersyukur karena tetap merayakan hari raya Idul Adha tahun ini. Proses pemotongan hewan kurban pun dilakukan sesuai protokol kesehatan terutama menghindari kerumunan banyak orang,” katanya.

Ketua NU TTU, Muhammad Ismail Jasuli mengatakan, perayaan Idul Adha tahun ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Jemaah dituntut untuk tetap menggunakan masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak ketika berada di wilayah masjid.

Selain tuntutan protokol kesehatan, hewan kurban yang dipersembahkan pada hari raya Idul Adha 1441 Hijriah tersebut mengalami penurunan. Hal ini mengakibatkan jumlah paket daging kurban kepada masyarakat pun mengalami penurunan.

Imam Masjid Jami’Al Muhajirin Kefamenanu itu menambahkan, hewan kurban yang dipersembahkan tahun ini sebanyak 11 ekor sapi, dan 62 ekor kambing.

Dari jumlah hewan kurban yang dipersembahkan jamaah Masjid Jami’Al Muhajirin tersebut, kata Ismail, dibagi dalam 1.200 pak yang kemudian didistribusikan ke masyarakat di Kota Kefamenanu.

Ismail berharap, melalui daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat di Kota Kefamenanu tersebut dapat meningkatkan toleransi antarumat beragama di daerah setempat.

“Semoga semangat toleransi antarumat bergama di TTU tetap terjaga dan dipelihara dalam bingkai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika di daerah perbatasan ini,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top