FKIP UKAW-AFP NTT Gelar Pelatihan Pelatih Futsal Berlisensi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

FKIP UKAW-AFP NTT Gelar Pelatihan Pelatih Futsal Berlisensi


SATU TEKAD. Dekan FKIP UKAW, Dr. Johni Lumba (kelima kiri) dan jajarannya pose bersama Ketua AFP NTT, Jimmi WB Sianto (tengah) bersama Exco usai pertemuan di kampus FKIP, Kamis (30/7). (FOTO: Humas AFP NTT for TIMEX)

SPORT

FKIP UKAW-AFP NTT Gelar Pelatihan Pelatih Futsal Berlisensi


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang bekerjasama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT menjadwalkan menggelar pelatihan pelatih futsal. Pelatihan ini rencananya digelar pada pertengahan Agustus 2020 ini.

“Pihak AFP NTT akan mendatangkan instruktur nasional,” ungkap Ketua AFP NTT, Jimmi W.B. Sianto saat pertemuan bersama Dekan FKIP UKAW, Dr. Johni Lumba di kampus FKIP UKAW, Kelurahan Oesapa, Kupang, Kamis (30/7). Hadir saat itu, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi dan Dosen FKIP UKAW. Dari unsur AFP NTT, hadir anggota Exco, Sipri Seko dan Humas, Simon Sigen.

Jimmi Sianto memberi apresiasi kepada FKIP UKAW yang telah menggagas program ini. Jimmi menyebut program pelatihan tersebut sangat bagus dalam upaya memassalkan dan memasyarakatkan futsal ke seluruh NTT.

“Ini memang merupakan salah satu program kami. Dimana setelah tamat, para mahasiswa ini akan tersebar di seluruh NTT. Di daerahnya, dengan ilmu yang dimiliki, mereka bisa melatih dan mengembangkan potensi yang ada,” ungkap Jimmi dalam pernyataan tertulisnya, kemarin (31/7).

Jimmi mengatakan, karena pelatihan ini mendatangkan instruktur level satu nasional, maka model pelatihannya adalah untuk mendapatkan lisensi pelatih futsal. Lisensi ini, kata Jimmi, digunakan untuk melatih di level akademi.

“Nanti dalam pelatihan ini, kalau ada yang berpotensi kami akan tarik untuk bergabung di AFP. Nanti kita bisa tingkatkan lisensinya untuk bisa melatih klub atau ke level yang lebih tinggi,” kata Jimmi.

Sementara itu, Dekan FKIP UKAW, Johni Lumba mengatakan, sertifikat yang dihasilkan dari pelatihan ini akan digunakan sebagai pendamping ijazah.

“Jadi peserta dari pelatihan ini adalah mereka yang sebentar lagi mau wisuda. Syarat untuk wisuda adalah harus ada sertifikat pendamping. Untuk itu, pelatihan pelatih futsal ini sangat penting bagi mereka. Jadi nanti selain ijazah sarjana, mereka juga akan bawa sertifikat pelatih futsal,” kata Johni Lumba.

Jhoni pada kesempatan tersebut menyerahkan sepenuhnya mekanisme pelatihan ini kepada AFP NTT. “Kami serahkan sepenuhnya kepada asosiasi. Kami siap fasilitasi untuk menyukseskannya,” pungkas Johni. (aln)

Komentar

Berita lainnya SPORT

Populer

To Top