Rumah Warga Desa Manamas Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Puluhan Juta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Rumah Warga Desa Manamas Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Puluhan Juta


MEMBARA. Tampak bangunan rumah milik Alexander Elu, warga Desa Manamas, Kecamatan Naibenu saat dilahap si Jago merah, Sabtu (1/8) dini hari. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Rumah Warga Desa Manamas Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Puluhan Juta


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Rumah milik Alexander Elu, warga RT 012/RW 004, Desa Manamas, Kecamatan Naibenu ludes dilahap si jago merah, Sabtu (1/8) dinihari sekira pukul 01.00 Wita. Kebakaran rumah ini diduga dipicu oleh nyala lilin. Akibat kebakaran itu, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Bagaimana tidak, harta benda milik korban tidak ada satu pun yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa naas itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Timor Express dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, pemicu terjadinya kebakaran rumah milik Alexander Elu tersebut disebabkan oleh nyala lilin yang dipakai oleh anak korban ketika berdoa.

Setelah selesai berdoa, sang anak lupa untuk memadamkan lilin. Lilin yang diletakkan di tempat yang mudah terbakar itu langsung merambat dan membakar seluruh isi rumah.

Barang-barang milik korban yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut diantaraanya, sebuah lemari pakaian, jagung 30 ikat, beras 1 karung ukuran 15kg, padi 4 karung ukuran 25kg, dan uang tunai sebesar Rp 1.000.000. Dokumen berharga berupa ijazah dari anaknya pun tak berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut.

Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 40.000 juta lebih.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, Yosefina Lake ketika dikonfirmasi Timor Express melalui telepon seluler, Minggu (2/8) membenarkan peristiwa kebakaran itu.

Dikatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan camat setempat untuk segera melakukan pendataan terkait besaran kerugian yang timbul akibat dari kebakaran tersebut.

“Kita masih tunggu laporan. Kalau sudah ada pasti akan kita bantu. Kami sudah koordinasi dengan camat untuk segera mendata besaran kerugian,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top