Tiba dari Kalimantan, 135 Penumpang KM Lambelu Jalani Karantina di Rumah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiba dari Kalimantan, 135 Penumpang KM Lambelu Jalani Karantina di Rumah


KARANTINA MANDIRI. 135 warga Sikka eks penumpang KM Lambelu yang baru turun di pelabuhan Lorens Say Maumere, akhir Juli lalu. Mereka akan menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tiba dari Kalimantan, 135 Penumpang KM Lambelu Jalani Karantina di Rumah


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 135 penumpang KM Lambelu di pulangkan Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka untuk menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Pemulangan itu dilakukan secara bertahap sejak Jumat (31/7) hingga Sabtu (1/8). 135 warga Sikka eks penumpang KM Lembelu ini merupakan pelaku perjalanan yang baru tiba dari Kalimantan akhir Juli lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sikka, Petrus Herlimus di Maumere, Sabtu (1/8) menjelaskan, 135 penumpang KM Lambelu sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing, sempat dikarantina beberapa jam di Sikka Convention Center (SCC).

“135 penumpang eks KM Lambelu ini dikarantina di bawah pengawasan tenaga medis dinas kesehatan selama 14 hari,” kata Petrus.

Petrus mengaku, pemulangan terhadap 135 penumpang KM Lambelu untuk melaksanakan karantina mandiri, mengacu pada protokol revisi 5 Kemenkes RI tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19).

“Pemulangan ini telah sesuai protokoler revisi 5 Kemenkes RI tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,” jelas Petrus.

Petrus menambahkan, Satgas Covid-19 memulangkan para pelaku perjalanan lantaran telah memiliki kelengkapan dokumen kesehatan hasil rapid test dengan hasil nonreaktif.

“Mereka dipulangkan karena memiliki dokumen hasil rapid test yang hasilnya nonreaktif. Pemulangan itu didampingi tenaga kesehatan,” ungkap Petrus.

Petrus menambahkan, satgas Covid-19 Kabupaten Sikka akan melakukan secrenning ulang terhadap 135 eks penumpang KM Lambelu, yang datang dari Kalimantam Timur, walau sebelumnya sudah mengantongi hasil rapid tes dimana hasilnyaa non reaktif.

Salah seorang eks penumpang KM Lambelu, Alfonsa, warga asal Kecamatan Doreng yang bersama anaknya, mengaku memiliki dokumen rapid test dengan hasil non reaktif

“Saya dan anak saya saat datang dari Kalimantan Timur, kami sudah mengikuti rapid test dan hasilnya non reaktif,” kata Alfonsa. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top