Bawa Narkoba, Warga Jeneponto Diamankan Aparat Polres Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bawa Narkoba, Warga Jeneponto Diamankan Aparat Polres Sikka


KONFERENSI PERS. Wakapolres Sikka, Kompol I Putu Surawan (tengah) didampingi Kasat Narkoba, Mesak Hetharie (kiri) dan Kabag Humas, Kanisius Dheti (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus peredaran narkoba di Kabupaten Sikka, di Mapolres Sikka, Selasa (4/8). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Bawa Narkoba, Warga Jeneponto Diamankan Aparat Polres Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Aparat Satuan Narkoba Polres Sikka menangkap seorang warga Jeneponto, Sulawesi Selatan karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Warga berinisial S ini ditangkap di Nangahure, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, pada Selasa (28/7) sekira pukul 15.30 Wita. Saat ditangkap, dalam keterangannya kepada penyidik Satnarkoba Polres Sikka, S mengaku baru seminggu tinggal di Sikka.

Dari hasil penggeledahan aparat, ditemukan narkotik jenis sabu-sabu seberat 0,19 gram yang tersimpan dalam satu dos rokok. Saat diinterogasi aparat, S mengaku barang haram itu dibelinya dari C, sahabat barunya.

“Dalam keterangannya kepada penyidik, S mengaku baru tinggal seminggu di Kabupaten Sikka, tepatnya di Namangkewa, Kecamatan Kewapante. S juga mengakui semua barang bukti yang disita polisi merupakan miliknya sendiri,” jelas Wakapolres Sikka, Kompol I Putu Surawan S.IP dalam konfrensi Pers di Maumere, Selasa (4/8).

Putu mengatakan, saat ini Satuan Narkoba Polres Sikka masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap C yang diduga sebagai pengedar narkotik jenis sabu-sabu tersebut. Putu belum mau membeber identitas C secara detail, termasuk alamat/tempat tinggalnya dengan alasan untuk kepentingan penyelidikan.

Putu menuturkan, proses penangkapan terhadap S ini berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan adanya rencana transaksi narkoba di wilayah Nangahure, Kecamatan Alok Barat, pada Selasa (28/7).

Berdasarkan informasi tersebut, kata Putu, penyidik Satuan Norkoba Polres Sikka langsung melakukan penyelidikan. Para Selasa (28/7) sekitar pukul 15.30 Wita, polisi yang telah berada di ruas jalan Maumere – Nangahure, tepat didekat Gereja Nangahure, mengehentikan satu pick up warna hitam dengan nomor polisi DD 8340 BA. Pick up itu bermuatan kursi sofa.

BACA JUGA: Tersangka Pengguna Narkoba di Sikka Mengaku Masih Berhutang ke Pemberi Sabu Sabu

BACA JUGA: Bawa Narkoba, Polisi Ciduk Ibu Hamil Asal Makasar

Diatas pick up itu ada pelaku S. Aparat pun langsung melakukan penggeledahan, dan benar ditemukan narkoba jenis sabu-sabu yang dikantongi S. Selain sabu-sabu dalam kotak/bungkus rokok, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti kaca bening pirez, handphone, dan satu celana jeans warna crem. Polisi kemudian membuatkan laporan polisi dengan Nomor: Lp.A/170/VII/2020/NTT/Res Sikka tanggal 28 Juli 2020.

S, lanjut Putu, bakal dijerat pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling rendah 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun kurungan penjara.

Kasat Narkoba Polres Sikka, Mesak Hetharie, SH., yang saat itu mendampingi Wakapolres menambahkan bahwa, satu paket narkoba jenis sabu-sabu itu dibeli tersangka S dari C senilai Rp 200.000.

Menurut Mesak, polisi saat ini masih mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap keberadaan C. Mesak berharap awak media di Sikka turut mendukung upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Sikka.

“Kami berharap rekan-rekan media ikut membantu memberantas narkotika yang saat ini beredar di Kabupaten Sikka, sekecil apapun itu,” harap Mesak.

Selain Wakapolres Sikka dan Kasat Narkoba, hadir dalam konfrensi pers tersebut Kabag Humas Polres Sikka, Kanisius Dheti. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top