Pelihara Jaringan Listrik, Petugas PLN Kini Ditemani Anggota TNI | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pelihara Jaringan Listrik, Petugas PLN Kini Ditemani Anggota TNI


BANTU AWASI. Tampak Prajurit TNI dari Kodim 1618/TTU membantu petugas PLN Cabang Kefamenanu membersihkan pengganggu jaringan listrik di wilayah Kabupaten TTU, Rabu (5/8). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

BISNIS

Pelihara Jaringan Listrik, Petugas PLN Kini Ditemani Anggota TNI


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-PT PLN (Persero) Cabang Kefamenanu menggandeng aparat Kodim 1618/TTU dalam urusan pemeliharaan jaringan listrik sekaligus meminimalisir potensi gangguan pada transmisi sampai dengan pembangkit milik perusahaan setrum plat merah tersebut.

Manejer PLN Cabang Kefamenanu, Fransiskus Roja mengatakan, nota kesepahaman antara PLN dengan panglima TNI yang sudah dilakukan sebelumnya itulah yang menjadi rujukan kerja sama antara PLN Kefamenanu dengan Kodim 1618/TTU.

“Kami sudah rapat bersama dengan Dandim 1618/TTU untuk menindaklanjuti perjanjian kerja sama tersebut yang sekarang sudah berjalan di lapangan,” kata Fransiskus Roja.

Sementara itu, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi kepada Timor Express mengaku, PLN menggandeng TNI lantaran TNI sudah cukup ahli dalam menghadapi masalah sosial dan kemasyarakatan.

Nanti, dalam kerja sama itu, kata Roni, anggota TNI akan mendampingi petugas PLN di lapangan guna memastikan kerja petugas PLN tidak terganggu.

Semisal, ketika PLN mengalami kesulitan dalam menghadapi Ikatan Keluarga Korban Sutet (IKKS) yang menuntut ganti rugi akibat pembangunan Sutet maupun gangguan yang mereka terima selama aktivitas di lingkungannya.

Kehadiran IKKS, Lanjut Roni, membuat petugas PLN dalam memastikan area di bawah sutet tidak terganggu menjadi terhambat. Hal ini juga belajar dari pohon masyarakat yang penyebab gangguan listrik pada transmisi timur ke barat bagi daerah Pulau Timor.

“Sutet harus bebas dari gangguan apapun dalam jarak 9 meter. Namun ada IKKS yang sulit dilakukan eksekusi terkait pengamanan dan pembersihan area,” ucap Roni. (mg26)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top