Razia Sejumlah THM di Kota Kupang, Polisi Temukan Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Razia Sejumlah THM di Kota Kupang, Polisi Temukan Hal Ini


PERIKSA KESEHATAN. Petugas dari Bid.Dokkes Polda NTT memeriksa sejumlah lady's disalah satu THM di Kota Kupang saat Dit. Resnarkoba Polda NTT merazia sejumlah THM, Sabtu (8/8) malam hingga Minggu (9/8) dinihari. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Razia Sejumlah THM di Kota Kupang, Polisi Temukan Hal Ini


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Aparat keamanan Direktorat Resnarkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Kupang, pada Sabtu (8/8) malam hingga Minggu (9/8) dinihari. Dari kegiatan razia itu, aparat menemukan salah satu THM beroperasi tanpa izin resmi.

Razia yang digelar Sub Direktorat (Subdit) Resnarkoba I, II, III, dan IV itu dipimpin Kompol Fajar Virgantara, SIK. Mereka menyasar ke sejumlah THM di eks lokalisasi Karang Dempel (KD) Tenau, Kelurahan Alak, dan THM Heo di lantai dasar Hotel Swissbell, Kelurahan Pasir Panjang.

Di THM Heo, polisi yang mengikutsertakan petugas Bidang Dokkes Polda NTT melakukan pemeriksaan urine terhadap sejumlah lady’s namun hasilnya negatif.

Polisi juga memeriksa seluruh dokumen usaha THM Heo. Dalam pemeriksaan ini, polisi menemukan sejumlah minuman keras di THM Heo tidak memiliki nomor seri label yang dikeluarkan pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Pengelola THM Heo berdalih kalau sejumlah minuman keras bermerek dipasok dari dua toko selaku distributor di Kota Kupang. Hal lain yang ditemukan bahwa hampir semua izin THM Heo bermasalah mulai dari izin penjualan minuman keras, izin usaha, dan izin keramaian tidak beres. Polisi mempertanyakan THM Heo yang tidak memiliki izin tempat hiburan namun tetap dibiarkan beroperasi apalagi terletak di depan rumah ibadah.

Meski demikian, Polisi memberi waktu kepada pengelola THM Heo agar segera mengurus semua jenis izin. “Jika belum ada izin keramaian maka kegiatan malam di THM Heo untuk sementara belum bisa dilakukan,” tegas Kompol Fajar Virgantara kepada pengelola serta meminta pihak pengelola untuk ke kantor Dit Resnarkoba Polda NTT pada Senin (10/8) untuk kepentingan klarifikasi.

Selain memberi peringatan, aparat juga menyita beberapa botol minuman keras berbagai jenis, khususnya yang tidak memiliki nomor seri yang biasa dikeluarkan Pemkot Kupang dan dibawa ke Mapolda NTT sebagai barang bukti.

Sementara itu, saat bertandang ke eks lokalisasi KD, polisi merazia sejumlah bar dan pub. Misalnya di New Maharadja Sadist Bar dan karaoke serta pub Mamaridjo. Di THM ini, polisi menggeledah seluruh pengunjung dan lady’s terutama kartu identitas diri. Petugas medis dari Bidang Dokkes Polda NTT melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para ladys. Yang mencurigakan langsung diminta melakukan tes urine, namun hasinya negatif narkoba.

Pengelola THM itu juga diminta menunjukkan izin-izin operasional tempat usaha mereka. “Kita periksa KTP pengunjung dan lady’s serta izin usaha termasuk minuman yang dijual di lokasi tersebut,” ujar Kompol Fajar Virgantara usai razia. Razia THM ini baru berakhir pada pukul 04.30 wita, Minggu (9/8).

Direktur Resnarkoba Polda NTT, Kombes Pol A. F. Indra Napitupulu, SIK yang dikonfirmasi terkait razia ini mengakui kalau tes urine dilakukan dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam.

Polisi, kata Indra, juga perlu memastikan izin-izin THM tersebut agar tidak melanggar ketentuan, baik itu izin keramaian maupun izin tempat usaha hiburan dari pemerintah.

“Kalau tidak ada (izin) maka polisi berwenang menghentikan segala aktivitas di tempat hiburan tersebut karena dianggap ilegal,” tandasnya. (il/aln)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top