Sekda Matim Minta Organda Lakukan Inovasi, Felix Harap Ada Roh Baru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sekda Matim Minta Organda Lakukan Inovasi, Felix Harap Ada Roh Baru


SATU TEKAD. Sekda Matim, Boni Hasudunga, Ketua Organda NTT, Felix Puluh, Ketua Organda Matim, Yosep Ode dan peserta forum Muscab pose bersama, di aula kantor Camat Borong, Rabu (12/8). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Sekda Matim Minta Organda Lakukan Inovasi, Felix Harap Ada Roh Baru


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Boni Hasudungan meminta pengurus Organisasi Pengusaha Angkatan Darat (Organda) Cabang Matim untuk bisa melakukan terobosan dan inovasi dalam menghadapi persoalan transportasi di wilayah itu.

Salah satunya, dengan memilih pengurus yang kapabel dan akseptabel. Serta mampu membawa Organda menjadi organisasi yang maju dan mampu menghadapi isu global dibidang transportasi. Terutama transportasi berbasis aplikasi online seperti Grab dan ojek online yang suka atau tidak suka akan masuk Matim.

“Saya juga berharap Organda aktif dalam memberikan saran dan masukan kepada pemerintah mengenai kondisi terkini serta hal-hal yang mempengaruhi dunia usaha transportasi darat,” ujar Boni saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) III Organda Matim, bertempat di aula kantor Camat Borong, Rabu (12/8).

Momentum strategis dalam Muscab Organda ini, kata Boni, kiranya memberikan harapan positif bagi masyarakat akan pelayanan jasa transportasi yang aman, nyaman, dan selamat. “Hanya dengan komitmen, integritas, dan kerja keras akan mampu mewujudkan pelayanan jasa transportasi yang baik di wilayah Matim,” pesannya.

Pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan, lanjut Boni, tentu tidak lepas dari semua unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemerintah, termasuk interaksi Organda dalam bidang perhubungan darat.

Dikatakan, bidang Perhubungan darat merupakan bidang yang mempunyai kesibukan yang paling tinggi di Kabupaten Matim. Karena bidang ini lebih banyak melayani setiap publik. Yang menjadi tantangan Organda ini perhubungan darat, karena lebih banyak masyarakat menengah ke bawah.

“Saya berharap, Organda dapat menghimpun semua pengusaha angkutan darat dan berusaha untuk menjawab standar pelayanan yang baik, dan nyaman bagi para penguna jasa transportasi darat. Organda ini, mempunyai peran penting dalam menunjang kelancaran roda perekonomian di daerah,” ungkap Boni Hasudungan.

Boni menambahkan, sasaran utama pembangunan bidang trasportasi, yakni meningkatnya akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana perhubungan, yang diarahkan untuk meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran transportasi. “Juga meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan angkutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Organda NTT, Felix Puluh, meminta Organda Matim untuk bisa membangun kemitraan dengan Pemda Matim dan pihak kepolisian. Ini sangat penting dalam rangka menyelesaikan persoalan terkait angkutan umum. Tak bisa dipungkiri selama ini banyak masalah yang terjadi bidang jasa angkutan darat.

“Saya minta supaya kemitraan pengurus Organda dengan dinas teknis, kepolisian, dan pengusaha angkutan umum di Matim harus dijaga. Organda ini untuk kepentingan pelayanan transportasi yang baik aman dan nyaman di Matim. Berharap ada roh baru dalam pengurus baru Organda Matim,” harap Felix.

Ketua Organda Matim terpilih, Yosep Ode, menyampaikan ucapan terima kasih kepada forum Muscab atas kepercayaan terhadap dirinya untuk memimpin Organda Matim lima tahun ke depan.

Jabatan Ketua Organda, bagi Yosep Ode, merupakan tugas baru yang harus diembanya bersama strukturnya. “Organda Matim mulai berkibar. Dengan panji tugas yang baru ini, tentu tidak mudah. Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak, terutama para pembina dan dinas perhubungan Matim,” harap Yosep.

Menurutnya, maju mundurnya organisasi itu sangat tergantung kerja sama, karena itu ia sangat membutuhkan dukungan semua pihak. “Karena semua punya tujuan, yakni bagaimana Organda ini bisa memajukan daerah Matim, sesuai tugas dan peran masing-masing. Organda Matim merupakan lembaga independen dan siap bersaing dengan kabupaten lain,” kata Yosep usai Muscab yang dihadiri Kadis Perhubungan Matim, Gaspar Nanggar dan jajaranya, perwakilan Polres Matim, perwakilan Asuransi Jasa Raharja, Camat Borong, Yani Gagu, sejumlah anggota DPRD Matim, dan sejumlah pengusaha angkutan.

Untuk diketahui, dalam Muscab tersebut, selain memilih Yosep Ode sebagai Ketua Organda Matim, juga memilih Sipri Lalung sebagai Sekretaris. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top