Bank Dunia Bangun RSUP Bernilai Rp 500 M di Kota Kupang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bank Dunia Bangun RSUP Bernilai Rp 500 M di Kota Kupang


Inilah maket desain pembangunan RSUP yang berlokasi di Kelurahan Manulai II, Kota Kupang. (ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Bank Dunia Bangun RSUP Bernilai Rp 500 M di Kota Kupang


Wakil Ketua Komisi IX DPR dan Wali Kota Kupang Sebut RSUP Berstandar Internasional

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menyebutkan, pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) pertama di NTT akan dibangun di Kelurahan Manulai II, Kota Kupang. Proyek pembangunan RSUP ini menelan anggaran senilai Rp 500 miliar.

“Jadi rumah sakit ini akan menjadi pusat kesehatan terutama bagi masyarakat Provinsi NTT, yang akan terpusat di Kota Kupang. Kita sama-sama mendukung agar proses pembangunannya berjalan lancar dan dapat selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan,” ungkap Melki Laka Lena, saat diwawancarai ketika mengunjungi RSUD S. K. Lerik, Rabu (12/8).

Melki menjelaskan, RSUP ini sesuai rencana mulai dibangun dalam tahun 2020, dan sudah dikoordinasikan dengan Pemprov NTT, juga Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Melki menjelaskan, semua pemeriksaan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lainnya akan terpusat di Kota Kupang, termasuk semua tenaga medis yang berkompeten dan lengkap akan ada di RSUP ini.

Melki menyebutkan, pembangunan RSUP ini merupakan bantuan Bank Dunia (World Bank), sistem pengerjaan secara multiyear, dan proses pembangunannya dimulai tahun ini dan akan dilanjutkan tahun 2021.

“Diharapkan sudah rampung pada tahun 2022 nanti. Kita semua sama-sama berharap agar pengerjaannya dapat dimulai tahun ini dan tidak ada kendala. Dengan adanya rumah sakit umum pusat yang terpusat di Kota Kupang ini, maka masyarakat Kota Kupang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berstandar internasional,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, Pemkot Kupang sangat mendukung rencana pembangunan RSUP yang berlokasi di Kota Kupang. “Tentunya kita telah berupaya agar lahan yang digunakan yang merupakan lahan yang ada di Kota Kupang di Kelurahan Manulai II ini bisa dipakai. Kami mengurus pembebasan lahan dan lainnya, sehingga pembangunan rumah sakit ini dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Jefri berharap pembangunan RSUP ini dapat berjalan lancar dan pengerjaannya dapat selesai sesuai target, yakni pada awal 2022.

“Kehadiran Rumah Sakit Umum Pusat ini akan membantu masyarakat Kota Kupang dan masyarakat provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan berstandar internasional,” terangnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top