Kunjungi Desa Nita, Bupati Sikka Sampaikan Pentingnya Warga Miliki KSS | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunjungi Desa Nita, Bupati Sikka Sampaikan Pentingnya Warga Miliki KSS


DI DESA NITA. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bersama Ketua TP PKK, Maria Cahyani (kiri) mengunjungi masyarakat Nita di Kecamatan Nita, Minggu (16/8). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunjungi Desa Nita, Bupati Sikka Sampaikan Pentingnya Warga Miliki KSS


Pemkab Sikka Siap Bantu Negerikan Sekolah Swasta

MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bersama Ketua TP PKK, Maria Cahyani mengunjungi masyarakat Nita di Kecamatan Nita, Minggu (16/8). Dalam kunjungan itu, Bupati menyampaikan program unggulan dalam membangun Sikka, dan juga mendengar berbagai keluhan warga.

Kunjungan bupati yang akrab disapa Robi ini ke desa dihari Minggu bukan yang pertama. Bupati Robi dan istri sering memanfaatkan waktu diakhir pekan ini untuk menyapa warga secara langsung, mendengarkan keluhan warga, dan dengan bijak mencari solusi agar keluhan itu dapat diatasi.

Dalam kunjungan itu Bupati Robi membeberkan berbagai program untuk pemulihan ekonomi, program pembangun infrastruktur jalan dan air bersih. Semua program tersebut lanjut Robi telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) untuk pemenuhan hak-hak dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrakstruktur dasar khususnya air, dan jalan.

Dibidang kesehatan, kata Robi, masyarakat wajib memiliki Kartu Sikka Sehat (KSS). KSS akan diberikan kepada warga masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan sehingga semua warga wajib mendapatkan pelayanan kesehatan secara merata. Apabila fasilitas yang tersedia di RSUD TC Hiller Maumere mengalami kekurangan, dan harus dirujuk keluar daerah, maka pemerintah akan memfasilitasi transportasi pergi-pulang, penginapan, dan kebutuhan lainnya selama perawatan.

“Yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan maka akan mendapatkan Kartu Sikka Sehat yang disediakan oleh Pemerintahan Kabupaten Sikka. Pemerintah harus menjamin warga yang sakit tetap dibantu oleh negara. Begitu juga untuk bidang pendidikan tetap akan dibantu oleh pemerintah,” jelas Robi.

Menurut Robi, bagi keluarga miskin di Sikka yang memiliki BPJS Kesehatan namun menunggak iurannya, Pemkab Sikka akan membantu menyelesaikan tunggakannya agar mendapatkan pelayanan kesehatan secara penuh.

Di bidang pendidikan, lanjut Robi, Pemerintah akan berusaha membantu menegerikan sekolah swasta yang ingin sekolahnya dinegerikan. Hal tersebut sebagai wujud peran penting dan keseriusan pemerintah dalam membangun pendidikan di Kabupaten Sikka.

“Ini tugas pemerintah untuk melindungi masyarakatnya dan memenuhi hak-hak dasarnya. Semua warga negara yang sakit wajib hukumnya untuk dibantu oleh negara. Demikian halnya dalam bidang pendidikan, tugas negara untuk mencerdaskan anak bangsa,” tegas Robi.

Di Sikka, kata Robi, masih ada 145 SD swasta. Dari jumlah tersebut 10 persennya masih harus dibantu. Oleh karena itu maka negara hadir untuk berjuang mencerdaskan masyarakatnya melalui pendidikan.
Robi mengatakan, generasi cerdas dan sehat akan mendukung kemajuan negara. Atas dasar itu maka pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu program Pemkab Sikka yang harus dilaksanakan.

“Pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan dasar warga masyarakat, karena melalui pendidikan masyarakat akan menjadi cerdas. Masyarakat yang sehat akan mampu bekerja secara maksimal. Jika ini terpenuhi, maka dipastikan kita akan lebih maju,” pungkas Robi. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top