Gelar Zoominar Hadirkan 392 Peserta, dr. Elric Ahli Bedah Saraf Edukasi Orang Tua tentang Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gelar Zoominar Hadirkan 392 Peserta, dr. Elric Ahli Bedah Saraf Edukasi Orang Tua tentang Hal Ini


Ahli Bedah Saraf, dr. Elric Brahm Malelak, Sp.BS. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

GAYA HIDUP

Gelar Zoominar Hadirkan 392 Peserta, dr. Elric Ahli Bedah Saraf Edukasi Orang Tua tentang Hal Ini


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dokter spesialis bedah saraf di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, dr. Elric Brahm Malelak, Sp.BS., menggelar zoominar medical update tentang pengenalan kasus bedah saraf pada anak. Zoominar ini digelar Sabtu (15/8), dan diikuti sebanyak 392 peserta.

Dokter Elric Malelak mengaku, dirinya merasa perlu dan penting untuk memberikan pemahaman serta mengedukasi para orang tua untuk mengetahui tentang trauma, vascular atau stroke, dan kelainan bawaan yang terjadi pada anak-anak.

Dia mengatakan, kasus bedah saraf anak di NTT saat ini masih kurang, karena kurangnya pemahaman dan diagnosa penanganan yang tepat.

Dokter Elric mengaku, kegiatan edukasi ini juga diberikan kepada tenaga-tenaga medis yang bertugas di RSUD, khususnya yang bertugas di wilayah kabupaten di NTT.

Kegiatan ini, kata dr Elric, bertujuan mengedukasi dan meng-update ilmu yang dimiliki tenaga medis agar ketika menemukan pasien trauma, stroke, dan kelainan bawaan, maka dapat dimobilisasi untuk bertemu dengan dokter spesialis bedah saraf pada rumah sakit rujukan.

Menurut Elric, kasus stroke pada anak rentan terjadi pada awal-awal kehidupan. Sampai saat ini, dia mengaku belum menemukan kasus stroke pada anak, sehingga edukasi ini sangat penting agar masyarakat juga mengerti dan mendapatkan pelayanan dan penanganan yang tepat.

Dokter Elric menjelaskan, penyebab stroke pada anak adalah karena kekurangan vitamin K. “Karena itu sekarang ditetapkan agar anak baru lahir itu langsung diberikan vitamin K,” jelas dokter yang juga mengabdi di RSU Siloam Kupang ini.

Selain itu, lanjut dr. Elric, penyebabnya bisa karena cacat bawaan. Ini karena saat mengandung, ibu kekurangan zat asam folat sehingga menyebabkan anak lahir dengan kelainan pada tulang belakang, kelainan pada otak dan kepala.

Dokter Elric mengaku, meski jarang terjadi, stroke merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian pada anak. Jika tidak segera mendapat pertolongan, anak yang terkena stroke tak hanya berisiko tinggi meninggal, namun juga masalah kesehatan jangka panjang dan kecacatan.

“Jika anak tidak segera mendapatkan penanganan dari dokter, maka risiko anak mengalami cacat. Seperti kelumpuhan atau kelemahan anggota gerak tubuh, kesulitan berbicara, kebutaan, gangguan pendengaran, dan kecatatan lainnya,” pungkas dr. Elric. (mg25)

Komentar

Berita lainnya GAYA HIDUP

To Top