Tunggu Revisi SKB 4 Menteri, Dumul Djami: Kita Belum Bisa KBM di Sekolah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tunggu Revisi SKB 4 Menteri, Dumul Djami: Kita Belum Bisa KBM di Sekolah


MITRA DINAS PENDIDIKAN. Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PENDIDIKAN

Tunggu Revisi SKB 4 Menteri, Dumul Djami: Kita Belum Bisa KBM di Sekolah


DPRD Kota Soroti Kesiapan Sekolah Menerapkan Protokol Kesehatan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis P & K) Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka di Kota Kupang belum bisa dijalankan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, dalam hal ini Dinas P dan K masih menunggu instruksi dan perubahan suat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Kesehatan (Menkes).

“Karena kami juga sudah melakukan koordinasi, dan terus melihat perkembangan terbaru keputusan bersama empat menteri ini. Karena belum ada (Revisi SKB 4 Menteri, Red) maka kita juga belum bisa memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah karena belum mempunyai dasar hukum yang pasti,” tandas Dumul Djami.

Dumul mengaku, Dinas P dan K Kota Kupang memang sudah memulai menyiapkan protokol kesehatan di semua sekolah, dan sekarang hanya menunggu dasar hukum yang jelas untuk digunakan.

“Karena sampai saat ini belum ada perubahan maka dinas pun masih menunggu agar ada perubahan keputusan bersama empat menteri tersebut yang mengatur tentang zona orange dan zona hijau diperbolehkan untuk memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.

DPRD Kota Soroti

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kota Kupang berencana akan memanggil Dinas P dan K Kota Kupang, dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang untuk melihat dan mengevaluasi persiapan dinas dalam rencana dimulainya kembali KBM secara tatap muka di sekolah.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi sorotan dan perhatian serius Komisi IV, khususnya terkait dengan rencana dibuka kembali aktifitas KBM di sekolah.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang ini, beberapa waktu lalu memang sudah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penerapan sekolah tatap muka. Saat ini, kata Ewalde, akan digelar RDP yang lebih mengerucut sesuai dengan tugas dan fungsi Komisi IV bersama mitra komisi.

“Kami akan mengecek bagaimana dasar serta acuan yang dipakai dinas pendidikan untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah, apakah sekadar Peraturan Walikota,” tanya Ewalde.

Ewalde mengatakan, sesuai dengan instruksi Mendikbud, proses KBM dapat kembali dilakukan di sekolah apabila atas persetujuan orang tua siswa.

“Apakah dinas sudah melakukan rapat bersama para orang tua dalam hal ini diwakili oleh komite sekolah ataukah dinas hanya memegang Perwali saja?” tanya Ewalde lagi.

Karena itu, tegas Ewalde, untuk memulai kembali KBM di sekolah, semua sekolah sudah harus menyiapkan semua protokol kesehatan yang ditetapkan. “Ini harus ada perhatian serius, setalah pelaksanaan itu harus ada evaluasi, jadi kegiatan belajar mengajar ini dapat dimulai dari tingkatan SMP dan dievaluasi jika berhasil dapat dilanjutkan ke tingkatan SD,” tandasnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top