Peringati HUT ke-75 RI, Bupati TTU Beber Prestasi Sektor Pertanian | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peringati HUT ke-75 RI, Bupati TTU Beber Prestasi Sektor Pertanian


AMANAT. Bupati TTU, Raymumdus Sau Fernandes menyampaikan amanat pada upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI di halaman kantor Bupati TTU, Senin (17/8). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Peringati HUT ke-75 RI, Bupati TTU Beber Prestasi Sektor Pertanian


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Indonesia dengan tetap menggelar upacara pengibaran bendera di halaman kantor Bupati TTU, Senin (17/8). Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes hadir sebagai inspektur upacara, juga hadir unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, dan tamu/undangan lainnya.

Pantauan Timor Express, upacara pengibaran bendera merah putih dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Jarak setiap peserta 1,5 meter dan jarak antar barisan 2 meter. Seluruh peserta upacara memakai masker.

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Raymundus Sau Fernandes membeberkan sejumlah capaian positif pemerintah dalam satu tahun terakhir.

Raymundus mengungkapkan, dalam konteks lokal, perayaan kemerdekaan RI secara serentak tahun ini merupakan kesempatan untuk sejenak melihat kembali proses perjalanan daerah ini serta kesempatan untuk membangun komitmen baru dalam percepatan pembangunan di daerah ini.

Raymundus mengatakan, tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaan RPJMD TTU Tahun 2016 – 2021, untuk mencapai visi “Terwujudnya Masyarakat Timor Tengah Utara yang Sejahtera, Adil, Demokratis, dan Mandiri Melalui Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam secara Lestari.”

Menurut Raymundus, Pemerintah dalam berbagai program menempatkan SDM sebagai sentral pembangunan. “Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan infrastruktur perumahan melalui program berarti dan gagasan tentang gerakan cinta petani sesungguhnya bermuara pada pembangunan manusia dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Pemkab daerah, kata Raymundus, dengan segala kemampuan yang ada terus berupaya mendorong terwujudnya masyarakat TTU yang mandiri dan mampu bersaing di pasar kerja. Pemerintah, lanjut Raymundus, telah dan terus melaksanakan pembangunan di berbagai bidang kehidupan hingga saat ini dengan capaian yang positif.

“Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi kita menunjukkan tren positif. Di bidang pertanian juga terjadi peningkatan produksi tanaman pangan setiap tahunnya. Produksi padi tahun 2019 mencapai 67.280 ton, meningkat 46,72 persen dari produksi padi tahun 2018. Produksi jagung tahun 2019 mencapai 113.712 ton atau meningkat 52,33 persen dari produksi jagung tahun 2018. Sektor pariwisata juga mengalami peningkatan yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pengunjung obyek wisata yakni 20.779 orang sepanjang tahun 2018 menjadi 26.162 orang sepanjang tahun 2019,” beber Bupati dua periode ini.

Di bidang kesehatan, lanjut Raymundus, juga mengalami peningkatan. Ini ditandai dengan semakin bertambahnya usia harapan hidup, yakni 66,09 di tahun 2015 meningkat menjadi 66,86 tahun di tahun 2019.

“Di bidang kesehatan ini juga, kita masih harus terus berupaya menuntaskan persoalan stunting dan pandemi Covid-19. Kita bersyukur bahwa walaupun daerah kita sempat menjadi zona merah namun berkat kerja keras dan kerjasama kita semua, kita dapat kembali ke zona hijau yang terbebas dari paparan Covid-19,” katanya.

Di bidang pendidikan, sambung Raymundus, persentasi kelulusan pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar 99,72 persen, jenjang SLTP 99,77 persen tahun ajaran 2019/2020. “Sedangkan Angka Partisipasi Sekolah dan Angka Partisipasi Murni pada semua jenjang pendidikan di tahun 2019 menjadi semakin baik,” paparnya.

Masih menurut Raymundus, pembangunan perumahan layak huni melalui program Berarti hingga saat ini mencapai 28,36 persen dari keseluruhan target yang tetapkan. “Pemerintah juga sudah berupaya menurunkan angka kemiskinan dari 25,20 persen di tahun 2015 menjadi 22,45 persen di tahun 2019,” tuturnya.

Prestasi lainnya, kata Raymundus, pada tahun 2018, Pemkab TTU mendapat penghargaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk Program Padat Karya Pangan (PKP) yakni Penghargaan TOP 40 Raskin Pola Padat Karya Pangan dan Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik.

“Tahun 2019 Kabupaten TTU juga dinyatakan keluar dari daerah tertinggal yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 79 Tahun 2019 tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang Terentaskan Tahun 2015-2019,” ujarnya.

Atas semua capaian ini, dalam momentum perayaan HUT ke-75 RI tahun ini, Raymundus mengajak seluruh lapisan masyarakat TTU untuk membangkitkan semangat baru dan bersama melanjutkan pembangunan yang telah dijalani selama ini. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top