Pria Kekar Bermasker Tengkorak Begal Pelajar, Dikasih Rp 10 Ribu, Pelaku Justru Rampas HP Korban | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pria Kekar Bermasker Tengkorak Begal Pelajar, Dikasih Rp 10 Ribu, Pelaku Justru Rampas HP Korban


Kapolres Sikka, AKBP Sajimin. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Pria Kekar Bermasker Tengkorak Begal Pelajar, Dikasih Rp 10 Ribu, Pelaku Justru Rampas HP Korban


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Al-ghifani Zulkarnain, 16, seorang pelajar di Kabupaten Sikka menjadi korban begal oleh seorang pria kekar pada Minggu (16/8) sekira pukul 20/0 Wita, tepatnya di ruas jalan lingkar luar, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok.

“Salah seorang pelajar yang beralamat di asrama Polres Sikka dibegal oleh orang tidak dikenal. Kejadiannya Minggu (16/8) sekitar pukul 20.30 Wita di jalan lingkar luar Kelurahan Nangalimang,” ungkap Kapolres Sikka AKBP Sajimin, kepada Timor Express, Minggu (16/8) pekan lalu.

Menurut Kapolres Sikka, kejadian tindak pidana pembegalan berupa perampasan harta milik orang lain di jalan itu berawal ketika korban bersama seorang temannya tengah memarkirkan sepeda motornya di jalan lingkar luar, Kelurahan Nangalimang.

Tak berselang lama, tiba-tiba datang pelaku dari arah seberang jalan menghampiri korban. Pelaku itu, menurut keterangan korban, kata Kapolres, memiliki ciri tinggi, berbadan kekar serta menggunakan masker tengkorak. Pelaku yang tiba langsung menodongkan sebatang kayu tepat di leher korban kemudian meminta uang.

Lantaran takut, kata Sajimin, korban kemudian menyerahkan uang senilai Rp 10.000. Mungkin karena merasa kurang atau nilainya kecil, pelaku langsung merampas smartphone milik korban dan langsung pergi.

“Pelaku datang langsung menodongkan kayu tepat di leher korban, kemudian meminta uang. Kamun korban hanya memberikan uang senilai Rp 10.000, karena masih kurang pelaku kemudian mengambil HP milik korban dan langsung meninggalkan korban saksi,” ungkap Sajimin.

Atas kejadian itu, kata Sajimin, korban yang masih berstatus pelajar itu mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 2.700.000. Korban kemudian mendatang SPKT Polres Sikka untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Atas laporan itu polisi kemudian membuatkan laporan dengan Nomor: LP/184/VIII/2020/NTT/Res. Sikka, tertanggal 16 Agustus 2020.

Sajimin menambahkan, pelaku dalam proses penyelidikan pihak Polres Sikka. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top