Bunda Julie Serahkan 24 Alsintan untuk Poktan di Matim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bunda Julie Serahkan 24 Alsintan untuk Poktan di Matim


ILUSTRASI. Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat (tengah) saat menyerahkan bantuan benih dan sejumlah alat pertanian kepada para petani bertempat di Kantor Bupati Matim belum lama ini. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

POLITIK

Bunda Julie Serahkan 24 Alsintan untuk Poktan di Matim


Juga Puluhan Alsintan untuk Petani di Flores, Lembata, dan Alor

BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 24 kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mendapat bantuan 24 unit alat mesin pertanian (Alsintan). Sumber biaya untuk pengadaan alsintan ini dari APBN melalui program pembangunan daerah pemilihan atau dana aspirasi yang disalurkan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat.

Bantuan bagi poktan ini, tidak hanya di Matim. Tapi untuk seluruh kabupaten di Pulau Flores, Lembata, dan Alor. Bantuan-bantuan itu terdiri dari alat pertanian traktor roda 2, traktor roda 4, mesin pompa air, cultivator, mesin rice transplanter, dan alat semprot atau hand sprayer. Penyaluranya melalui Dinas Pertanian setempat.

“Sebagian Alsintan ini sudah tiba di Dinas Pertanian. Sebagiannya masih dalam perjalanan untuk distribusi ke kabupaten masing-masing. Kabupaten Matim ada 24 unit Alsintan untuk 24 kelompok tani,” ungkap politikus NasDem yang akrab disapa Bunda Julie melalui Sekretarisnya Jener Alison Bana, kepada TIMEXKUPANG.com melalui sambungan ponsel, Senin (23/8) siang.

Jener mengatakan, jika semua bantuan itu tiba di kabupaten, baru penyerahan secara simbolis dilakukan Bunda Julie bersama pemerintah kabupaten setempat. “Nanti kalau semua bantuan sudah tiba, baru dijadwalkan untuk penyerahan,” kata Jener.

Sebelumnya, bantuan itu diusulkan sendiri oleh kelompok tani bersama petugas pertanian di lapangan dan Dinas Pertanian setempat, kepada Bunda Julie sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Flores-Lembata-Alor.

Selain di Matim, kata Jener, Kabupaten Manggarai Barat juga mendapat bantuan Alsintan sebanyak 18 unit untuk 8 poktan. Lalu Kabupaten Manggarai mendapat 21 unit alsintan untuk 17 kelompok tani, Ngada sebanyak 22 unit dan dikelola oleh Kisanata Brigade Dinas Pertanian dengan 22 Alat, Kabupaten Nagekeo sebanyak 18 unit untuk 11 kelompok tani.

Di Ende ada 19 unit bantuan Alsintan untuk 12 poktan, Sikka (21 unit untuk 18 poktan), Flores Timur (21 unit untuk 11 poktan), Lembata (17 unit bagi 8 poktan), dan Alor sebanyak 19 unit Alsintan untuk 16 poktan.

“Satu kelompok, ada yang dapat lebih dari satu bantuan Alsintan. Tapi jenis bantuanya tidak sama. Kalau semua bantuan itu sudah tiba di kabupaten, maka Ibu Julie akan menyerahkan secara simbolis ke kelompok. Sudah banyak bantuan yang telah diperjuangkan oleh Ibu Julie, dimana sudah diterima oleh kelompok. Termasuk bantuan benih,” beber Jener.

Dia berharap, bantuan dari aspirasi anggota DPR RI itu bisa dimanfaatkan secara baik oleh para petani. Tentu sebagai wakil rakyat, Bunda Julie pasti akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat dari sejumlah kabupaten di pulau Flores, Lembata, dan Alor. Tujuannya, produksi pertanian daerah bisa naik dan ikut mendorong ketahan pangan nasional.

“NTT, khususnya di Flores, Lembata dan Alor, termasuk dalam kategori daerah lumbung padi. Untuk itu bantuan alat pertanian modern harus dikuatkan. Sebagai wakil rakyat di pusat, Ibu Julie punya tugas untuk memperjuangkan usulan dari tingkat bawah,” kata Jener.

Sementara anggota DPRD NTT dari Fraksi NasDem, Fredy Mui, kepada TIMEXKUPANG.com melalui HP dari Kupang memberi apresiasi kepada Bunda Julie, dimana berkat perjuanganya, ada begitu banyak poktan di Flores, Lembata, dan Alor, bisa mendapat bantuan Alsintan. “Tentu dengan harapan, bantuan yang ada dapat menambah atau meningkatkan produktifitas pertanian,” harap Fredy.

Fredy juga berharap kepada Pemkab dan Pemprov NTT, khusus dinas terkait untuk dapat mendukung program yang ada melalui pendampingan terhadap petani yang ada, khususnya yang sudah mendapat bantuan Alsintan. Biar bantuan yang ada, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani. Apalagi NTT, banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan baik.

“Saya harap para petani benar-benar memanfaatkan bantuan yang sudah diperjuangkan oleh anggota DPR RI, Ibu Julie. Pemerintah daerah juga berharap terus mendampingi para petani. Bantuan itu harus dirawat dan dijaga. Jangan sampai bantuan kepada kelompok ini, beralih tangan atau dijual. Sehingga bantuannya menjadi sia-sia,” tandas Mui. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top