Kabar Gembira dari Dinas PMPTSP Bagi Pelaku Usaha yang Mau Urus Izin di Kota Kupang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kabar Gembira dari Dinas PMPTSP Bagi Pelaku Usaha yang Mau Urus Izin di Kota Kupang


Kadis PMPTSP Kota Kupang, Franki Amalo. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kabar Gembira dari Dinas PMPTSP Bagi Pelaku Usaha yang Mau Urus Izin di Kota Kupang


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengeluarkan sebuah instruksi penting dan tentu kabar gembira bagi para pelaku usaha di wilayah ini yang mau mengembangkan bisnisnya.
Dalam instruksi itu, Wali Kota menyatakan bahwa bagi masyarakat Kota Kupang atau pelaku usaha yang mau mengurus izin-izin usahanya, terhitung sejak 13 Agustus 2020 tidak dikenai biaya atau pungutan apapun alias gratis.

Jenis izin apa saja yang bebas pungutan/biaya itu? Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kadis PMPTSP) Kota Kupang, Franki Amalo menjelaskan, izin-izin seperti SITU (Surat Izin Tempat Usaha), HO (Izin Gangguan), dan SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha), setelah dicabut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan tidak diterbitkan lagi, maka Dinas PMPTSP menjalankan keputusan sesuai instruksi Wali Kota Kupang tertanggal 17 Juli 2020.
Dalam instruksi itu, kata Franki, pelayanan perizinan dan non perizinan meliputi fiskal, TDP (Tanda Daftar Perusahaan), TDG (Tanda Daftar Gudang), TDI (Tanda Daftar Industri), dan SIUP-MB (Surat Izin Usaha Perdagangan-Minuman Beralkohol) sejak tanggal 13 Agustus 2020, tidak dikenai biaya atau pungutan apapun atau gratis.

Franki mengatakan, keputusan ini merupakan satu langkah maju. Ini juga wujud dari komitmen Pemkot Kupang melalui Wali Kota dalam rangka menciptakan iklim usaha yang kondusif serta kemudahan berusaha bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di Kota Kupang.

Franki Amalo mengatakan, Dinas PMPTSP Kota Kupang sebagai salah satu perangkat daerah pelayanan publik, saat ini melayani 91 izin dan non izin. Pelayanan ini dilakukan secara online maupun offline diberbagai bidang seperti perdagangan, kesehatan, lingkungan hidup, pariwisata, pendidikan, dan lain-lain.

Dalam pelayanan izin tersebut, kata Franki, Dinas PMPTSP selalu memegang teguh proses operasional standar (SOP) sehingga layanan di dinas itu jarang mendapat komplain atau pengaduan dari para pemohon.

“Jadi kuncinya taat pada SOP dan punya tanggung jawab yang tinggi. Kaitan dengan instruksi tersebut, kami sangat bangga menyambut instruksi Wali Kota, ” katanya.

Franki mengaku, Dinas PMPTSP memandang instruksi ini merupakan kado istimewa bagi seluruh masyarakat Kota Kupang dalam memasuki dan menyambut tiga tahun masa kepemimpinan Firmanmu (Jefri Riwu Kore-Herman Man).

“Kami tetap bertekad menjaga dan memberikan layanan berkualitas demi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kota Kupang, untuk bersama-sama memajukan Kota Kupang,” ujarnya.

Salah satu wujud layanan maksimal itu, demikian Franki, adalah berusaha menuntaskan proses pengurusan izin-izin hanya dalam waktu sehari. “Kami berusaha untuk tidak membiarkan masyarakat dalam mengurus izin harus kembali lagi pada keesokan harinya. Semuanya dilakukan sehari demi memberi kemudahan kepada masyarakat,” tegasnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top