KBM Tatap Muka Awal September, Dinas PKO TTU Minta Persetujuan Bupati | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KBM Tatap Muka Awal September, Dinas PKO TTU Minta Persetujuan Bupati


Plt. Kadis PKO TTU, Yosep Mokos. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

KBM Tatap Muka Awal September, Dinas PKO TTU Minta Persetujuan Bupati


Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memutuskan membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tingkat SLTP, SD, TK/PAUD. Rencananya, KBM tatap muka ini mulai diaktifkan mulai 1 September 2020 mendatang.

Pasalnya, pasca memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes mengeluarkan kebijakan untuk proses KBM berlangsung di rumah yang berakhir pada 31 Agustus 2020. Kebijakan tersebut dikeluarkan karena saat itu TTU termasuk daerah zona merah, namun saat ini sudah kembali berstatus zona hijau Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PKO TTU, Yoseph Mokos, kepada Timor Express, Kamis (27/8), mengatakan Dinas PKO saat ini tengah mempersiapkan surat kepada Bupati TTU untuk memperoleh persetujuan, petunjuk serta pertimbangan sebelum membuka kembali KBM tatap muka di daerah itu.

“Sesuai surat edaran Bupati TTU yang dikeluarkan sebelumnya kegiatan membuka kembali KBM tatap muka di sekolah dimulai awal September 2020. Sehingga kami sedang siapkan surat untuk disampaikan ke Pak Bupati sekaligus meminta persetujuan, petunjuk, dan pertimbangan dari beliau,” tutur Yosep Mokos.

Yosep menambahkan, kebijakan membuka kembali KBM tatap muka telah didukung dengan surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran baru 2020/2021 masa pandemi Covid-19. SKB itu membolehkan sekolah tatap muka untuk daerah yang masuk kategori zona kuning dan hijau.

Meski demikian, lanjut Yosep, peraturan tersebut hanya mengizinkan, bukan mewajibkan sekolah di zona hijau dan kuning untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka. Karena itu, pihaknya meminta persetujuan dan petunjuk terlebih dahulu kepada bupati. Sementara untuk daerah yang terkategori merah dan oranye tetap dilarang melakukan pembelajaran tatap muka.

“Dibukanya kembali sekolah di zona kuning dan hijau, tentunya kegiatan belajar mengajar harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan surat edaran Bupati TTU Nomor 421.7/906/Dispenpora tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar pada Tatanan Normal Baru di TTU yang dikeluarkan Rabu (25/8), Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes menginstruksikan Kepala Sekolah PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs di wilayah TTU untuk melaksanakan KBM Tahun Pelajaran 2020/2021 secara tatap muka terhitung 1 September 2020.

Proses KBM tatap muka tetap berpedoman pada tata protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Para Kepala Sekolah PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs diminta menyampaikan formulir pernyataan tidak berkeberatan kepada orang tua murid untuk diisi dan ditandatangani tentang pelaksanaan KBM tatap muka di kelas pada satuan pendidikan masing-masing.

Pelaksanaan KBM tatap muka juga harus memanfaatkan fasilitas pendukung pencegahan Covid-19 seperti menyediakan hand sanitizer, menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, menerapkan etika batuk/bersin, serta tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan.

Pihak sekolah wajib mengatur tempar duduk peserta didik dengan jarak minimal 1,5 meter. Setiap siswa wajib membawa minyak kayu putih setiap hari baik di sekolah maupun di tempat lain. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top