8 Rumah Warga Desa Nifutasi-TTU Ludes Dilahap Si Jago Merah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

8 Rumah Warga Desa Nifutasi-TTU Ludes Dilahap Si Jago Merah


TERSISA PUING. Tampak sisa kebakaran bangunan rumah milik warga Desa Nifutasi, Kecamatan Biboki Anleu yang ludes dilahap si jago merah, Kamis (27/8). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

8 Rumah Warga Desa Nifutasi-TTU Ludes Dilahap Si Jago Merah


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak delapan unit rumah milik warga Dusun III, Desa Nifutasi, Kecamatan Biboki Anleu ludes dilahap si jago merah, Kamis (27/8) sekira pukul 14.30 Wita.

Kedelapan kepala keluarga yang mendapat musibah kebakaran tersebut yakni, Lamber Berek, Maria Beli, Marsel Abatan, Anton Kefi, Agustinus Tabesi, Dominikus Mau, Paulus Subani, dan Paulus Tnesi. dengan jumlah jiwa 48 jiwa.

Camat Biboki Anleu, Alex Tabesi kepada Timor Express, Jumat (28/8) mengatakan, Selain kebakaran delapan unit rumah milik warga Desa Nifutasi, musibah kebakaran itu juga menghanguskan empat lumbung padi dan jagung serta sebuah tempat usaha kios milik warga.

Alex menjelaskan, kebakaran tersebut disebabkan oleh kobaran api yang berasal dari dalam hutan dengan nyala yang cukup membesar sehingga sulit untuk dipadamkan.

Menurut Alex, jumlah kerugian material sementara yang sudah didata mencapai Rp 350 juta. Pasalnya, segala isi rumah ikut ludes dilahap si jago merah. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut, kecuali pakaian di badan.

“Api itu berasal dari hutan dan langsung merambat ke rumah warga yang mengakibatkan banyak rumah terbakar. Api itu baru dipadamkan dengan bantuan mobil tangki Bumdes Desa Nifutasi sekitar jam 22.00 Wita malam namun tidak ada benda yang berhasil diselamatkan,” jelas Alex.

Terkait musibah itu, Alex mengatakan pihaknya telah melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk menindaklanjuti musibah itu dengan memberikan bantuan tanggap darurat.

Saat ini, kata Alex, masyarakat korban musibah kebakaran sementara mengungsi ke rumah tetangga, namun masih ada sebagian yang terpaksa berteduh di bawah pohon lantaran tidak mendapatkan tempat tinggal.

“Kita butuhkan saat ini hanya tenda dan sembako karena masih ada masyarakat yang berteduh di bawah pohon dan sebagian mengungsi di rumah tetangga,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, Yosefina Lake ketika dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya membenarkan adanya peristiwa kebakaran rumah warga di Desa Nifutasi.

Dikatakan, pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi bangunan rumah warga yang hangus terbakar.

Selain itu juga, lanjut Yosefina Lake, pihaknya telah melakukan pendropingan bantuan tanggap darurat kepada para korban musibah kebakaran terutama bahan bangunan dan sembako.

“Kita sudah droping bantuan tanggap darurat ke delapan korban bencana kebakaran itu. Kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu para korban,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top