Penatapan APBD Perubahan Tercepat di TTS, Bupati: Ribut tapi Rukun | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penatapan APBD Perubahan Tercepat di TTS, Bupati: Ribut tapi Rukun


Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun. (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

POLITIK

Penatapan APBD Perubahan Tercepat di TTS, Bupati: Ribut tapi Rukun


SOE, TIMEXKUPANG.com-Banyak pihak mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Timor Tengah Selatan (TTS). Bagaimana tidak, mungkin dalam sejarah TTS, penetapan APBD Perubahan 2020 merupakan yang tercepat tahun ini. Hal itu terlihat ketika Pemkab dan DPRD TTS melakukan penandatangan perjetujuan perubahan APBD tahun 2020 pada Kamis (27/8) malam.

Tahun-tahun sebelumnya, menurut pengakuan sejumlah pihak termasuk anggota DPRD TTS, rata-rata APBD Perubahan baru bisa disetujui pada bulan Oktober bahkan terkadang dilakukan pada November.

Ketua DPRD, Marcu Mbau ketika dimintai komentarnya mengatakan, di mata banyak pihak terbentuk opini bahwa DPRD dan Pemkab TTS terkesan tidak akur. Namun pihaknya menunjukan ke publik bahwa dalam melaksanakan tugas dan fungsi, DPRD mengedepankan profesionalisme.

Lembaga DPRD ada untuk mengontrol pelaksnaan pembangunan, sehingga jika pihaknya berpendapat bahwa terdapat kebijakan pemerintah yang terindikasi merugikan rakyat dan bertentangan dengan regulasi yang berlaku, maka sesuai amanat peraturan yang ada, DPRD perlu melakukan kontrol. Tujuannya agar pelaksanakan pembangunan dapat berpihak kepada rakyat. “Kami tetap profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami,” tutur Marcu.

Menurut Marcu, dengan persetujuan perubahan APBD 2020, ia harapkan pemerintah dapat melaksanakan program dan kegiatan yang direncanakan, sehingga kualitas dan azas manfaat dapat dipertanggungjawabkan.

Marcu menyebutkan, selama ini terkesan pelaksanakan program dan kegiatan kurang berkualitas bahkan terdapat program yang dilaksanakan tidak tuntas dikerjakan, sehingga akhirnya harus dilanjutkan tahun anggaran berikutnya.

Oleh karena itu, Marcu harapkan dengan persetujuan perubahan APBD lebih awal sesuai siklus anggaran, pelaksanaan pembanguan di TTS semakin baik. “Ke depan diharapkan tidak ada lagi program yang tidak selesai dikerjakan atau diadukan masyarakat karena tidak berkualitas. Karena waktu pelaksanaan program kegiatan cukup panjang,” ungkap Marcu.

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru mengatakan, pihaknya terus mendorong pemerintah untuk melaksanakan pelayanan pembangunan secara maksimal. Jika kontrol terhadap pemerintah belakangan dimaksimalkan DPRD TTS, itu merupakan bentuk dukungan lembaga legislatif kepada Pemda TTS.

Karena itu, kata Yusuf, jangan ada penilaian negatif atau menilai apa yang dilakukan DPRD bagian dari like and dislike, tapi merupakan bentuk motivasi sehingga pembangunan di TTS ke depan semakin baik.
“Saya rasa ini awal yang baik, yang perlu kita dukung dan pertahankan bersama agar ada perubahan di TTS ke depan. Perubahan baik yang kita harapkan bersama,” ujar Yusuf.

Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun ketika dikonfirmasi terkait hal ini hanya berujar singkat bahwa meskipun Pemkab dan DPRD terkesan ribut, namun tetap rukun dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. “Intinya ribut-ribut, tapi tetap rukun,” tandas Egusem. (yop)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top