Di Sikka, Hari Pertama KBM Tatap Muka Wajib Pelajaran tentang Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Di Sikka, Hari Pertama KBM Tatap Muka Wajib Pelajaran tentang Covid-19


TINJAU KBM TATAP MUKA. Bupati Sikka, Robi Idong (kiri) meninjau KBM tatap muka hari pertama di masa Covid-19 di SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Selasa (1/9). Tampak para siswa duduk dengan jarak yang diatur sesuai protokol kesehatan. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PENDIDIKAN

Di Sikka, Hari Pertama KBM Tatap Muka Wajib Pelajaran tentang Covid-19


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si meminta semua sekolah, baik SD maupun SMP di daerah itu agar pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, wajib menjelaskan tentang penyakit Covid-19, baik itu bahaya Covid-19, dan upaya pencegahan serta penanganannya.

Hal itu ditegaskan Bupati yang akrab disapa Robi Idong dalam amanatnya ketika memimpin apel launching KBM tatap muka di sekolah untuk SD/SMP se Kabupaten Sikka, di halaman SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Selasa (1/9).

Bupati Robi lebih lanjut mengatakan, para Kepala Sekolah (Kasek) di tingkatan SD/SMP yang hari ini mulai melaksanakan KBM tatap muka di sekolah harus mengawasi anak-anak secara ketat dan tidak boleh lengah.

Para guru dan siswa serta para pengunjung yang akan berurusan dengan sekolah, tegas Robi, wajib menjalankan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Pembelajaran hari ini hanya tentang Covid-19.

Siswa dan para guru SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, melaksanakan apel pagi di hari pertama masuk sekolah di masa Covid-19, Selasa (1/9). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

“Para Kepala Sekolah dan guru-guru Guru dan kepsek tidak boleh lengah, tetap awasi anak-anak secara baik. Selalu ingatkan anak-anak untuk cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak,” tegasnya. “Para guru harus memberikan edukasi tentang Covid-19 dan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru,” tambahnya.

Sejak hari pertama KBM di sekolah, Selasa (1/9), dan selanjutnya Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka akan melakukan monitoring dan pengawasan di seluruh Sekolah.

Sementara itu, Kepala SDI Wairklau, Lud Anggraeini mengatakan, pihaknya merasa senang karena mulai KBM di sekolah karena bisa dipantau secara terpadu bila dibandingkan KBM di rumah.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, pelaksanaan KBM di sekolah kami akan tetap mengikuti aturan atau protokol kesehatan. Sistem pembelajaran dengan shift dan pembelajaran tiga hari tema-tema dan tiga hari pengetahuan umum,” kata Lud Anggraeini. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top