Perketat Bandara-Pelabuhan, Masuk Rote Ndao Wajib Rapid Test | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Perketat Bandara-Pelabuhan, Masuk Rote Ndao Wajib Rapid Test


TAAT PROTOKOL. Ketua PN Rote Ndao, Kelas II, Beauty Deitje Elisabeth Simatauw, saat menjalani pemeriksaan rapid test di Bandara DC. Saudale, Rabu (2/9). (FOTO: Marnix Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Perketat Bandara-Pelabuhan, Masuk Rote Ndao Wajib Rapid Test


Selama Tiga Hari, Petugas Medis Rapid Test 139 Orang di Bandara DC Saudale

BA’A, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao tidak ingin agar wilayah itu masuk zona merah pandemi Covid-19. Untuk itu, sejak 31 Agustus hingga 6 September 2020, setiap penumpang yang masuk melalui bandar udara atau pelabuhan laut diharuskan menjalani pemeriksaan rapid test oleh petugas medis setempat.

Pemkab Rote Ndao ingin agar selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini, wilayah itu tetap bebas dari virus korona sehingga pengetatan terhadap arus orang ke pulau terselatan Indonesia itu tetap menjadi fokus perhatian.

Misalnya yang terjadi pada Senin (31/8), di Bandara D. C. Saudale, setiap pesawat yang mendarat, penumpangnya diarahkan ke ruangan khusus untuk menjalani pemeriksaan rapid test. Hal ini dilakukan juga untuk penumpang kapal laut yang masuk melalui Pelabuhan Ba’a maupun Pantai Baru.

Pelaksanaan rapid test hari ketiga, Rabu (2/9), Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu langsung melalukan pemantauan. Tampak hadir unsur Forkopimda, diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rote Ndao, Indra Hidayanto, SH, MH, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Pulau Rote, Letkol laut (P) Anis Latif, S.E., M.Tr.Hanla., M.M, Komandan Kodim (Dandim) 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Educ Permadi Eko P. B, dan pejabat yang mewakili Kapolres Rote Ndao.

Informasi yang dihimpun Timor Express, menyebutkan, sejak 31 Agustus hingga Rabu (2/9), pemeriksaan rapid test di Bandara D.C. Saudale sudah menyasar 139 orang. Mereka diambil sampel darahnya dan dilakukan pemeriksaan di laboratorium RSUD Ba’a.

“Akan disampaikan hasilnya,” kata Juru Bicara Satgas penanganan Covid-19, Rote Ndao, dr. Widyanto P. Adhy, kepada Timor Express, saat ditemui di Badara D. C. Saudale, Rabu (2/9).

Setelah tiga hari melakukan rapid test tersebut, jumlah terbanyak sementara berada di hari pertama, Senin (31/8), yaitu sebanyak 62 orang. Kemudian hari ketiga sebanyak 48 orang, dan paling sedikit sementara, 29 orang di hari kedua (Rabu, 2/9).

Sebagaimana terpantau, dengan mengantri, setiap penumpang langsung diperiksa oleh tim yang sudah disiagakan Satgas Covid-19 Rote Ndao di ruang kedatangan Bandara. Semuanya diwajibkan untuk rapid test, sebelum meninggalkan Bandara.

Salah satu pejabat di Rote Ndao, yakni Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Kelas II, Beauty Deitje Elisabeth Simatauw, SH, MH, yang merupakan salah satu penumpang pesawat Wings Air juga tak luput dari proses pemeriksaan rapid test itu.

Mengenakan baju bermotif bunga di bagian depan, dipadu celana panjang kain berwarna hitam, Beauty diperiksa petugas setelah tiba di dalam ruangan kedatangan. Dia juga menenteng sebuah tas kecil berwarna hitam dan mengenakan masker.

Tak banyak yang disampaikan, hanya menunjukan senyum sembari melambaikan tangan ketika disapa awak media. Beauty pun melangkah keluar setelah bertegur sapa dengan Bupati Rote Ndao.

“Hasil rapid test ini digunakan untuk mengevaluasi kebijakan publik yang telah diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pasca 2 bulan new normal Covid-19,” kata Sekda Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM, kepada Timor Express, saat ditemui di Bandara DC. Saudale, Rabu (2/9). (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top