Bercengkrama dengan Semua Anggota, Begitulah Kapolres Rote Ndao Bangun Keakraban | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bercengkrama dengan Semua Anggota, Begitulah Kapolres Rote Ndao Bangun Keakraban


Kapolres Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto, S.IK, M.Si, menyalami anggotanya saat melakukan kunker di Mako Polsek Rote Barat Daya, Jumat (28/8). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bercengkrama dengan Semua Anggota, Begitulah Kapolres Rote Ndao Bangun Keakraban


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kapolres Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto, S.IK, M.Si, langsung ‘bergerak’ mengunjungi setiap Markas Komando (Mako) Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran saat dipercaya memimpin institusi itu. Dalam dua hari perkunjungannya, AKBP Felli didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Rote Ndao, Ny. Ecie Felli Hermanto.

Dihari pertama kunjungan kerja (Kunker) pada Rabu (27/8) lalu, Kapolres Felli langsung mengunjungi empat Polsek jajaran sekaligus. Kunjungan pertama ke Polsek Lobalain, lalu ke Rote Tengah, Pantai Baru, dan berakhir di Polsek Rote Timur.

Dihari kedua kunjungannya, pada Jumat (29/8), masih dengan agenda yang sama, Kapolres Felli mendatangi Polsek Rote Selatan, Rote Barat Laut, Rote Barat Daya, dan berakhir di Polsek Rote Barat.

Patut diakui, Kapolres Felli dan Ny. Ecie, memiliki kekhasan tersendiri, yakni meninggalkan ‘jejak’ merangkul. Tak membedakan tinggi-rendah pangkat, apalagi jabatan. Karena dari semua perkunjunganya, selalu menciptakan suasana yang sarat dengan keakraban.

Dengan dua tangan terkatup di depan dada, Ny. Ecie Felli, sedikit menundukan kepala untuk menyalami anggota Bhayangkari, begitu tiba di tempat kunkernya.

Begitu juga dengan Kapolres Felli Hermanto. Sambil memegang tongkat komandonya di tangan kiri, tangan kananya yang terkepal, disentuhkan ke tangan masing-masing anggota.

Beginilah cara yang digunakan oleh keduanya, baik Kapolres dan Ketua Bhayangkari, sebagai pengganti bersalaman untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Felli dan Ecie disambut dan diterima secara adat di semua Polsek jajaran.

Terpantau Timor Express, di Polsek Rote Rote Timur, Rabu (2/8), tarian Foti ditarikan seorang anak kecil untuk menyambut kedatangan Kapolres dan ketua Bhayangkari. Sementara di Polsek Rote Selatan, Jumat (28/8), disambut oleh tokoh adat dengan tuturan setempat.

Untuk Kapolres Felli, sebuah topi Ti’i Langga dipakaikan di kepala, dan di pundak kananya diletakan selembar kain tenun. Begitu juga terhadap Ny. Ecie Felli Hermanto, di pundak kanan, diletakan selembar kain tenun khas Rote Ndao.

Cara tersebut dalam tradisi Rote mengandung arti bahwa, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Rote Ndao telah menjadi bagian yang tak terpisahkan sebagai keluarga. Karena dipundaknya, telah ditaruh harapan dan kepercayaan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Selepas prosesi penyambutan, mereka langsung berbaur tanpa sekat yang membatasi. Tak sedikitpun kedua sosok itu memerdulikan pangkat dan jabatan yang sedang melekat. Mereka pun larut dalam suasana yang begitu akrab.

Dalam aktifitas perkunjunganya, Kapolres selalu memulai dengan membuka percakapan. Tidak terlalu formal dengan gaya apalagi bahasa yang digunakan. Sehingga antara pimpinan dan anggota begitu aktif dalam diskusinya.

“Bagaimana kabarnya hari ini, apakah semua sehat?” begitulah pertanyaan awal Kapolres Felli saat tiba di Polsek jajaran dalam melakukan kunjungan kerja.

Dengan gaya khasnya itu, posisi duduk pun tak terlihat berhadap-hadapan, yang biasanya diatur sebagai pembeda dengan pimpinan. Malah dibuat melingkar, dan mereka berdiskusi begitu aktif.

Sesekali, pecah tawa dari canda yang dibuat. Dan itu semakin mengeratkan hubungan sebagai sebuah keluarga.

Karena memang, mereka adalah keluarga besar Polisi Republik Indonesia (Polri) yang bertugas menjaga keutuhan di ujung paling Selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni di Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao.

Seirama dengan Kapolres, Ny. Ecie, pun demikian. Dalam membangun komunikasi dengan pengurus Bhayangkari di setiap Ranting, hanya bahasa sederhana yang digunakan.

Dia malah menyarakan kepada semua pengurus Bhayangkari ranting, agar tidak perlu takut berkomunikasi dengannya. Karena menurutnya, melalui komunikasi yang santai itulah didapatkan informasi.

“Tak usah tegang Ibu-ibu, kita santai saja, tapi tetap serius ya,” pesan Ny. Ecie Felli. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top