Sekda TTU dan KPU akan Panggil Sekcam Mutis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sekda TTU dan KPU akan Panggil Sekcam Mutis


Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Sekda TTU dan KPU akan Panggil Sekcam Mutis


Diduga Intimidasi Masyarakat agar Dukung Paket Sehati

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Fransiskus Tilis akan memanggil oknum Sekertaris Camat (Sekcam) Mutis, Gregorius Kono. Panggilan serupa juga bakal dilakukan KPU terhadap Gregorius lantaran dirinya diduga terlibat dalam politik praktis dengan mengintimidasi warga agar mendukung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati TTU, Kristina Muki-Yosep Tanu (Paket Sehati) terhadap masyarakat Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis belum lama ini.

Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis kepada Timor Express, Jumat (4/9) mengatakan, pihaknya akan memanggil Gregorius Kono meminta keterangan atas dugaan keterlibatan dalam kegiatan politik praktis Pilkada TTU.

“Kita akan panggil. Kalau ada bukti rekaman, kita akan meminta untuk kemudian dijelaskan sejauh mana keterlibatan dia (Sekcam Mutis, Red) kemudian kita pasang dengan aturan, baru kita bisa mengambil tindakan,” kata Fransiskus.

Fransiskus menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Bawaslu TTU untuk memastikan keterlibatan oknum Sekcam Mutis dalam kasus tersebut. Apabila terbukti, pihaknya akan menjatuhi hukuman sesuai jenis kesalahan/pelanggarannya.

BACA JUGA: Warga Tasifanu Adukan Sekcam Mutis ke Bawaslu TTU

Fransiskus meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab TTU maupun perangkat desa untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam pesta demokrasi Pilkada TTU 2020. Apabila terdapat ASN yang terbukti maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hati-hati dan dilarang ikut terlibat dalam politik terutama dalam mendukung salah satu paket di Pilkada tahun 2020. ASN punya hak pilih tapi dilarang untuk berpolitik praktis,” jelasnya.

Terpisah, Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka menyampaikan, pihaknya jua akan memanggil oknum Sekcam Mutis, Gregorius Kono yang menjabat sebagai Sekertaris PPK Kecamatan Mutis.

Menurut Paulinus, apabila yang bersangkutan terbukti melakukan kegiatan politik praktis, maka pihaknya akan memberhentikan Gregorius sebagai penyelenggara Pilkada di tingkat kecamatan. Pasalnya, sebagai penyelenggara dituntut untuk bersikap netral dalam pesta demokrasi Pilkada TTU 2020.

“Kita akan tindak sesuai aturan penyelenggara karena kita dituntut untuk tetap bersikap netral. Kalau terbukti salah kita akan berhentikan dari jabatan (Sebagai Sekretaris PPK, Red,” tegas Paulinus. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top