Senyum Wow Pelanggan PLN di NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Senyum Wow Pelanggan PLN di NTT


Program Super Merdeka UMKM dan IKM

Advetorial

Senyum Wow Pelanggan PLN di NTT


PLN Luncurkan Program Super Merdeka UMKM dan IKM

KUPANG, TIMEX- General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Agustinus Jatmiko diwakili Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan Heru Purwoko dalam acara Webinar HPN di NTT menegaskan bahwa peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) tahun 2020 dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Meski dibatasi jarak, akan tapi tidak mengurangi rasa kebersamaan PLN dengan pelanggan di Wilayah NTT.

Pasalnya, kata Heru Purwoko, saat ini jumlah pelanggan PLN khususnya di Wilayah NTT telah mencapai 879.123. “Semoga setiap saran akan menjadi masukkan bagi kami sebagai pemacu dalam perbaikan pelayanan PLN. Dan kami terima secara terbuka karena itu sebagai bentuk cinta dan perhatian pelanggan kepada PLN sehingga diharapkan ke depan PLN bisa menjadi lebih baik,” tandas Heru Purwoko.

Sementara itu, Ketua Ombudsman NTT, Darius B. Daton pada kesempatan webinar tersebut mengungkapkan terima kasih kepada seluruh pegawai PLN dalam meningkatkan pelayanan kelistrikan di NTT. “Dari data kami, terkait pelaporan keluhan yang masuk terus menurun dan paling tinggi pengaduan adalah teknis pemadaman dan respon tindak lanjut dari laporan di call center 123. Semoga respon PLN lebih cepat dan lebih baik lagi kedepan,” tegas Darius Beda Daton.

Sementara pihak Bandara Komodo Labuan Bajo, Kepala Unit Listrik Bandara Komodo, Ramdhan Hermansyah mengatakan bahwa sebagai pelanggan premium yang sudah berjalan 3 bulan sejak pembangunan bandara pada 2014 lalu, kebutuhan listrik lebih sering menggunakan genset. Karena itu, jelas Ramdhan Hermansyah, biaya yang dikeluarkan lebih besar. “Sejak menjadi pelanggan premium, banyak sekali perbedaan. Kualitas layanan menjadi lebih baik dan lebih untung karena disuplai untuk 2 penyulang dan kami hemat 60-70 persen. Jadi apa yang sudah dilakukan ini harus terus dipertahankan karena sudah sangat bagus,” imbuhnya

Dalam rangka merayakan HPN tahun 2020 dan masih dalam rangkaian memeriahkan HUT RI ke-75, PT PLN (Persero) kembali memberikan keringanan biaya penyambungan (BP) tambah daya sebesar 75 persen. Keringanan BP tambah daya ini diberikan untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Industri Kecil Menegah (UMKM dan IKM). Karena itu maka PLN meluncurkan program “Super Merdeka UMKM dan IKM”.

Layanan program ini berlaku sejak 4 September-3 Oktober nanti.
Sasaran dari program ini yakni pelanggan golongan tarif bisnis dan industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA hingga 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Ini sebagai wujud PLN hadir ditengah masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan IKM. Program ini dilakukan untuk memberikan keringanan biaya tambah daya yang super ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi Covid-19,” kata Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan, Bob Saril.

Dikatakan Bob Saril, UMKM dan IKM adalah backbone kegiatan ekonomi saat ini. Karena itu maka layanan Super Merdeka merupakan kepekaan PLN bagi pelanggan UMKM dan IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya.

“Kami ingin memberikan ruang lebih besar kepada para pelanggan UMKM dan IKM dari Sabang sampai Merauke agar bisa meningkatkan bisnisnya dengan layanan yang super murah ini,” tandas Bob.

Karena itu maka pelanggan yang ingin menikmati promo “Super Merdeka UMKM dan IKM” dapat menghubungi PLN melalui contact center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN Mobile serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN terdekat.

Tidak hanya mengeluarkan layanan Super Merdeka UMKM dan IKM saja, pada HPN tahun 2020 ini, PLN juga mengadakan sejumlah kegiatan diantaranya webinar listrik dan produktivitas usaha tani serta webinar kompor induksi dan launching kampung listrik.

Dalam kesempatan webinar tersebut, PLN juga meluncurkan layanan Electrifying Agriculture. Layanan yang awalnya lahir di Jawa Timur ini menghadirkan kemudahkan akses listrik bagi pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Penggunaan listrik dikhususkan pada pompanisasi sawah, penggilingan padi, budi daya buah naga, pengusir hama, pembibitan ikan, ternak dan lainnya. (*/gat)

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top