Ribuan Pendukung Hadiri Deklarasi SEHATI Sebelum Daftar ke KPU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ribuan Pendukung Hadiri Deklarasi SEHATI Sebelum Daftar ke KPU


DAFTAR. Paslon Bupati-Wakil Bupati Belu, Agustinus Taolin-Aloysius Haleseren (Paket Sehati) bersama pengurus partai pengusung saat mendaftar di KPU Belu, Sabtu (5/9). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Ribuan Pendukung Hadiri Deklarasi SEHATI Sebelum Daftar ke KPU


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Ribuan massa pendukung menghadari deklarasi pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Belu, Agustinus Taolin-Aloysius Haleseren (Paket Sehati) di Gedung Graha Kirani, Atambua, Sabtu (5/9).

Massa yang datang dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Belu menggunakan kendaraan roda dua dan empat ini dikawal ketat petugas keamanan Polres Belu.

Deklarasi dihadiri pengurus lima partai koalisi dari provinsi dan kabupaten. Lima parpol pendukung Sehati yakni Partai NasDem, Golkar, PKB, PKPI, dan PKS. Dalam orasi singkat, para pimpinan partai pendukung mengajak masyarakat Belu untuk bergabung bersama parpol koalisi mendukung dan memenangkan paket Sehati.

Di hadapan massa pendukung, partai pengusung berjanji mengerahkan semua energi partai masing-masing untuk kemenangan Sehati. Sebab paket Sehati menjadi pilihan tepat membawa perubahan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah Belu. Apalagi dua sosok paket ini sebagai mantan birokrat yang berpengalaman.

“Mari kita dukung paket Sehati untuk menang. Keduanya mantan birokrat yang akan bekerja keras untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan program kerja guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah Belu,” sebut Wakil Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Gabriel Manek dalam orasi politiknya.

Sementara bakal calon (Balon) Bupati Belu, Agustinus Taolin dalam orasinya menyampaikan terima kasih untuk pengurus parpol pendukung yang sudah memberikan pintu untuk paket Sehati agar bertarung dalam Pilkada Belu. Ia juga menyampaikan terima kasih untuk semua masyarakat Belu yang sudah mendukung paket Sehati untuk ikut maju di Pilkada ini.

Agustinus menuturkan, Pilkada menjadi pesta demokrasi masyarakat. Sehingga proses demokrasi tidak ada kekerasan, intimidasi atau tekanan untuk masyarakat. Masyarakat bebas menentukan hak politiknya. Sehingga pilihan yang tepat ada di paket Sehati untuk membawa perubahan Belu yang lebih maju.

Mantan Dirut RSUD Belu itu menegaskan, bila dipercaya masyarakat, mereka akan meramu program pembangunan dalam lima program prioritas, yakni menjamin kesehatan gratis dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Mengembangkan ekonomi berbasis pertanian. Membalik lahan gratis, memberikan bibit dan pupuk untuk masyarakat. Memberikan beasiswa bagi pelajar berprestasi hingga perguruan tinggi. Memberikan keadilan dan hak asasi manusia dan melakukan reformasi birokrasi sesuai fungsinya.

“Kita akan melakukan optimalisasi air bersih. Kita jamin setiap desa ada sumber air, disamping listrik. Pembangunan infrastruktur. Paket Sehati ada untuk menjawab keluhan masyarakat,” sebutnya.

Dokter ahli penyakit dalam ini juga berjanji akan memperhatikan kebutuhan warga baru (Warga eks Timtim). Ia berjanji memperbaiki kondisi bangunan rumah dan menjamin sertifikat lahan. Selain itu mengembangkan budaya dan adat istiadat.

Menurut Agustinus, untuk mewujudkan program kerja tentunya didukung tiga pilar utama pemerintah, agama dan adat yang menjadi penopang untuk kemajuan pembangunan di Rai Belu.

“Bila dipercaya untuk memimpin daerah ini maka pemerintah bersama masyarakat tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat jadi kunci untuk perubahan kemajuan daerah Belu,” tandasnya.

Ia bersama wakilnya Aloysius Haleseren berjanji akan melaksanakan program kerjanya. Visi dan misi menjadi kontrak politik bila diakhir periode tidak berhasil tentu bersama wakilnya ikhlas mundur tidak maju lagi diperiode berikut.

Pendaftaran Diterima

Usai deklarasi, paket Sehati mendatangi kantor KPU Belu untuk mendaftar. Didampingi pengurus lima partai pengusung dan massa pendukung, paslon ini tiba di KPU sekira pukul 15.00 Wita. Mereka disambut lima komisioner KPU Belu. Mekanisme dan teknis pendaftaran teratur dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak dalam sambutannya mengatakan pendaftaran dibuka selama tiga hari terhitung 4 – 6 September. Dan paket Sehati menjadi paket pertama yang mendaftar. Sehingga dokumen persyaratan akan diterima sesuai petunjuk aturan.

Dikatakan, syarat pencalonan harus lengkap dan sah. Apabila belum kengkap tentu akan dikembalikan untuk dilengkapi selama masa pendaftaran. Bila di hari ketiga atau penutup tidak juga dilengkapi tentu statusnya ditolak dengan dokumennya tidak dikembalikan.

Mikhael mengatakan, syarat calon wajib diserahkan lengkap. Sah atau tidaknya tentu ada tahapan verivikasi dan perbaikan sesuai jadwal. Ia juga berharap sejumlah tahapan berupa jadwal dan waktu diperhatikan agar tidak mengalami kendala.

“Tim penghubung jangan sampai lupa jadwal dan tahapan. Pendaftaran selama tiga hari,” sebutnya.

Sementara Jubir KPU Belu, Herlince M. Asa menjelaskan setelah menerima dokumen dari bakal pasangan calon ini, untuk syarat calon lengkap. Begitupun dokumen syarat pencalonan juga sudah lengkap dan sah. Sehingga statusnya diterima.

“Keabsahan syarat calon dan syarat pencalonan setelah diteliti semuanya dinyatakan lengkap. Sebelum mendaftar tadi keduanya juga sudah serahkan pemeriksaan swab, dimana hasilnya negatif,” sebut Herlince.

Dikatakan, untuk tahapan selanjutnya, paslon ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang, pada tanggal 4 – 11 September.

Sementara Ketua Bawaslu Belu, Andreas Parera mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan melekat untuk semua tahapan. Semua proses pendaftaran berjalan baik sesuai mekanismenya dan memperhatikan protokol kesehatan. “Kita terus melakukan pengawasan melekat untuk setiap tahapan, ” sebut Andreas. (mg33)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top