Danrem Samuel Ingatkan Cakada dan Pendukung Patuhi Protokol Kesehatan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Danrem Samuel Ingatkan Cakada dan Pendukung Patuhi Protokol Kesehatan


Danrem 161/Wirasakti Kupang yang juga Dansatgas Penanganan Covid-19, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya. (FOTO: DOK.TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Danrem Samuel Ingatkan Cakada dan Pendukung Patuhi Protokol Kesehatan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komandan Korem (Danrem) 161/Wirasakti Kupang yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Penanganan Covid-19, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya mengingatkan para calon kepala dan wakil kepala daerah (Cakada) beserta para pendukung maupun simpatisannya agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Penegasan ini disampaikan Danrem Samuel lantaran berdasarkan hasil pemantauan jajarannya di sembilan kabupaten penyelenggara Pilkada 2020, dari pelaksanaan tahapan pendaftaran dan aktifitas sebelum pendaftaran, para cakada melibatkan banyak massa dan tak mematuhi protokol kesehatan. Misalnya mengumpulkan massa saat deklarasi tanpa menjaga jarak, arak-arakan menuju tempat pendaftaran pun ada yang tak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Saya ingatkan betul untuk tidak main-main dengan protokol kesehatan. Saya dapat laporan dari lapangan, ada yang kumpulkan massa tanpa memperhatikan jarak aman (physical distancing), arak-arakan ke tempat deklarasi maupun saat pendaftaran juga demikian tak menjaga jarak,” kata Danrem Samuel saat ngopi bareng bersama sejumlah jurnalis pengurus organisasi pers di NTT, yakni PWI NTT, AJI Kota Kupang, IJTI NTT, dan IWO NTT bertempat di Beta Punk Cafe, Jl. Frans Seda, Senin (7/9) malam.

Danrem Samuel yang saat itu didampingi Kasi Intel Korem 161/Wira Sakti, Letkol Abdul Mufakher menginstruksikan jajarannya di tingkat Kodim untuk mengawasi betul setiap tahapan agar para cakada dan para pendukung atau simpatisannya benar-benar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Menyinggung mengenai proses pengamanan terhadap tahapan Pilkada 2020 ini, Danrem Samuel mengatakan pihaknya untuk pelaksanaan pesta demokrasi serentak pada 9 Desember 2020 nanti, khusus di 9 kabupaten penyelenggara Pilkada, hadir mem-back up tugas-tugas kepolisian. “Ya kita juga ikut mengawasi keamanan, dan mengawal dari belakang, institusi kepolisiannya yang di depan. Kita sebatas mem-back up saja,” ungkap Danrem yang baru dua bulan bertugas di Korem 161/Wirasakti ini.

Danrem Samuel juga berharap agar para cakada dan seluruh pendukung dan simpatisan ikut menciptakan suasana aman dan damai agar Pilkada 2020 di 9 kabupaten di NTT ini berlangsung dengan baik, aman dan lancar.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Ingatkan Waspadai 3 Potensi Klaster Baru Covid-19

“Kita berharap semuanya menjaga suasana kondusif di NTT agar pesta demokrasi ini tetap berlangsung aman dan damai,” pungkas putra Maluku kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan yang baru berulang tahun ke-56 pada 5 September 2020 lalu.

Sebelumnya, Senin (7/9) pagi, Presiden Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna mengenai Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, juga mengingatkan jajarannya untuk dapat mengantisipasi penyebaran pandemi melalui tiga klaster, yakni klaster perkantoran, klaster keluarga, dan klaster Pilkada.

“Ini perlu saya sampaikan, hati-hati yang namanya klaster kantor. Kedua, klaster keluarga. Terakhir juga klaster Pilkada. Hati-hati, ini agar selalu diingatkan,” tuturnya.

Presiden menegaskan bahwa fokus utama adalah kesehatan. “Kunci dari ekonomi kita agar baik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik. Artinya fokus kita tetap nomor satu ialah kesehatan,” tegas Jokowi.

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menyebut terdapat 243 Bapaslon yang melanggar protokol kesehatan saat masa pendaftaran calon kepala dan wakil kepala daerah pada 4 – 6 September.

Pelanggaran itu, kata Afifuddin, terjadi ketika 243 Bapaslon itu melakukan arak-arakan saat tahapan pendaftaran Pilkada 2020. Hal itu yang melanggar protokol kesehatan terkait meminimalkan kehadiran massa dalam jumlah besar. Afifuddin menyampaikan itu saat konferensi pers secara virtual tentang Hasil Pengawasan Pendaftaran Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2020 pada Senin (7/9). (aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top