Satu Balon Bupati Asal Ngada Terkonfirmasi Positif Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Satu Balon Bupati Asal Ngada Terkonfirmasi Positif Covid-19


ILUSTRASI. Suasana pemeriksaan kesehatan (Rikkes) paslon Bupati-Wakil Bupati di IGD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, Selasa (8/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

POLITIK

Satu Balon Bupati Asal Ngada Terkonfirmasi Positif Covid-19


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Salah satu bakal calon (Balon) bupati asal Kabupaten Ngada setelah menjalani pemeriksaan swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Balon bupati tersebut berinisial KL.

Wakil Direktur (Wadir) Bidang Pelayanan RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, Stefanus Dhe Soka ketika dikonfirmasi Timor Express, Selasa (8/9) membenarkan hasil tes tersebut. Namun Stef Soka enggan membeberkan secara detail dan tak bersedia membuka ke publik karena bukan merupakan kewenangannya untuk mengumumkan.

Stef menyatakan itu merupakan kewenangan Dinas Kesehatan dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19 Provinsi. “Ia ada yang positif. Nanti langsung cek lengkapnya ke dinas (Dinas Kesehatan NTT, Red) atau gugus tugas saja karena kewenangan kita terbatas,” katanya.

Meski demikian, Stef Soka mengatakan bahwa sesuai aturan ketika ada pasien diketahui positif Covid-19, maka ia akan menjalani karantina dan ditangani sesuai protokol kesehatan. “Kita akan menangani sesuai protokol Covid-19,” tambahnya.

Terpisah, Ketua KPU NTT, Thomas Dahu ketika dikonfirmasi terkait kasus Covid-19 yang dialami oleh salah satu calon bupati asal Ngada juga membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, sesuai ketentuan PKPU Nomor 10 Tahun 2020, jika terdapat calon yang positif maka pemeriksaan kesehatan paslon ditunda. “Pemeriksaan administrasi dokumen pencalonan juga ditunda. Tunda sampai dengan hasil pemeriksaan swab negatif. Yang ditunda hanya bakal paslon bersangkutan. Bapaslon lain yang negatif tetap melanjutkan pemeriksaan kesehatan,” tandasnya.

Thomas menjelaskan, penundaan pemeriksaan kesehatan juga akan menunda verifikasi dokumen pencalonan bagi paslon yang positif Covid-19. Jika pada akhirnya pemeriksaan swab dinyatakan negatif maka tahapan baru dilanjutkan yaitu pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon bupati maupun bakal pasangan calon wakil bupati, diteruskan dengan pemeriksaan dokumen syarat pencalonan.

Terkait dengan tahapan yang telah terjadwal seperti penetapan peserta pemilihan pada tanggal 23 September dan penarikan nomor urut tgl 24 September tetap dilanjutkan sedangkan untuk bakal pasangan calon yang ditunda pemeriksaan kesehatan dan dokumen pencalonannya maka nomor urut sebagai peserta pemilihan bagi bakal pasangan calon yang bersangkutan menyesuaikan nomor urut yang telah dilakukan pengundian oleh bakal Pasangan calon lainnya sebagaimana jadwal pelaksanaan pemilihan PKPU 5 tahun 2020.

Untuk diketahui, balon bupati yang dinyatakan positif Covid-19 itu kini menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Kupang setelah diantar tim Gugus Tugas.

Dari informasi yang berkembang, balon ini diduga tak menghadiri proses pendaftaran pada Jumat (4/9) lalu. Pendaftaran paslon ini hanya diwakili oleh balon Wabup. (mg29/aln)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top