BNPT Latih Siswa Buat Video Pendek, Tanamkan Hal Penting Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BNPT Latih Siswa Buat Video Pendek, Tanamkan Hal Penting Ini


Kabid Pemuda FKPT NTT, Adrianus Oswin Goleng. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

BNPT Latih Siswa Buat Video Pendek, Tanamkan Hal Penting Ini


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus berupaya melakukan pencegahan terorisme, terutama di kalangan generasi muda.

Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi NTT, digelar kegiatan pelibatan pelajar SMA dan sederajat dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat. Salah satu upaya tersebut melalui pelatihan pembuatan video pendek “Kita Indonesia”.

Kegiatan ini akan digelar di Aston Hotel Kupang, Kamis (10/9) dengan menghadirkan tiga narasumber, masing-masing praktisi film, Swastika Nohara, Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT, Rahmat Suhendro, dan Kabid Pemuda FKPT NTT, Adrianus Oswin Goleng.

“Kita ingin memberikan pemahaman kepada para pemuda di NTT untuk menyikapi perbedaan sebagai hal yang lumrah dan seharusnya dilihat sebagai kekayaan bangsa serta memberikan bekal kepada pemuda (pelajar) untuk melawan budaya gerakan radikalisme berupa lomba video pendek yang diunggah ke youtube,” ujar Kabid Pemuda FKPT NTT, Adrianus Oswin Goleng, Rabu (9/9) malam.

Kegiatan ini juga memberikan wacana dan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya kearifan lokal masing-masing dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta memberi bekal kepada para siswa juga pemuda mengenai nasionalisme yang ingin dicapai oleh para pendiri bangsa. Termasuk menanamkan dasar yang kuat bagi pengembangan karakter siswa dan pemuda agar tetap mencintai tanah air dan bangsanya.

BACA JUGA: FKPT NTT Survei Kebhinekaan dan Literasi Digital di 4 Wilayah

“Lomba video pendek yang kita awali dengan diskusi film serta pelatihan ini menjadi acuan pelibatan pelajar SMA dan sederajat dalam membuat video pendek “Kita Indonesia” untuk pencegahan Radikalisme dan Terorisme di masyarakat,” tandas mantan Ketua PMKRI Kupang ini.

Kegiatan lomba dan kompilasi video pendek diawali dengan diskusi film tentang radikalisme dan intoleransi. “Siswa diberikan kesempatan membuat video pendek dan akan dinilai oleh dewan juri nasional,” tambahnya.

BNPT sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang diamanatkan menangani terorisme, memandang penting aspek pencegahan yang bersifat lunak dalam upaya mewaspadai berkembangnya radikalisme dan terorisme yang membajak kepercayaan tertentu di masyarakat.

Diyakini pendekatan lunak dalam berbagai bentuk salah satunya melalui ‘’Kita Indonesia” adalah metode yang efektif meningkatkan daya tangkal masyarakat, khususnya generasi muda, menolak ajakan kekerasan yang diinisiasi kelompok radikal terorisme.

Oleh karena itu kegiatan pelibatan pelajar SMA dan sederajat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT merupakan ikhtiar mengajak anak muda untuk mewaspadai radikalisme sebagai bagian dari upaya-upaya pencegahan terorisme, dalam rangka merawat perdamaian dan kebhinekaan Indonesia. (il/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top