Head to Head Tak Berpengaruh, Bacabup SBS: Tergantung Tawaran Program ke Masyarakat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Head to Head Tak Berpengaruh, Bacabup SBS: Tergantung Tawaran Program ke Masyarakat


Bacabup Malaka, dr. Stefanus Bria Seran ketika diwawancara usai mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, Selasa (8/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

POLITIK

Head to Head Tak Berpengaruh, Bacabup SBS: Tergantung Tawaran Program ke Masyarakat


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pertarungan pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 diprediksi berlangsung sengit. Terutama daerah yang hanya ada dua pasangan calon (paslon).

Salah satu kabupaten penyelenggara Pilkada di NTT yang sejauh ini memiliki dua paslon hingga akhir pendaftaran adalah Kabupaten Malaka. Kabupaten ini hanya memiliki dua paslon yakni dr. Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin (paket SBS-WT), dan Simon Nahak-Louise Lucky Taolin (SN-KT).

Bakal calon Bupati (Bacabup) Malaka, dr. Stef Bria Seran yang kini menjabat sebagai Bupati Malaka mengatakan, hitungan head to head dalam perebutan kekuasaan di daerah itu tidaklah terlalu berpengaruh. Menurutnya hal paling mendasar adalah bagaimana penawaran program masing-masing paslon kepada masyarakat.

Bupati petahana yang terkenal dengan program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) ini mengatakan, sepanjang program yang ditawarkan berpihak dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat serta mampu menyelesaikan masalah disetiap daerah, maka tidak menutup kemungkinan pasangan tersebut yang akan keluar sebagai pemenang.

“Tidak ada perbedaan head to head dari pasangan calon karena yang ada hanyalah penawaran program kerja yang bagus untuk kepentingan rakyat dalam hal menyejahterakan dan memakmurkan rakyat, maka rakyat pasti memilih,” ujarnya usai mengikuti pemeriksaan kesehatan di halaman depan IGD RSUD Prof Dr. W. Z. Johannes Kupang, Selasa (8/9).

Dokter Stef Bria Seran mengatakan, semua daerah memiliki lebih dari satu balon. Meski ada pun sesuai regulasi harus lawan kotak kosong, maka perhitungan atau perbedaan pasangan menurutnya tidak berlaku.

Bagi bacabup yang diusung lima partai politik yakni Golkar, NasDem, Demokrat, Hanura, PDIP, dan Gerindra ini menyebut, yang sudah mendaftar dan masuk dalam daftar calon merasa diri memiliki kekuatan politik.

Dokter Stef berharap kepada pasangan yang ikut berkompetisi di Pilkada serentak 2020 ini untuk bersama-sama memajukan daerah masing-masing. “Kita semua adalah saudara, maka mari kita berlomba-lomba untuk mengurus masyarakat di daerah,” katanya.

Tarhadap pelaksanaan kampanye secara virtual mengantisipasi penyebaran Covid-19, menurut SBS, pasangannya akan menyelenggarakan kampanye sesuai dengan ketentuan PKPU terbaru.

“Pelaksanaan kampanye tidak hanya diawasi Bawaslu dan KPU, namun juga gugus tugas percepatan penanganan pandemi Covid-19 turut mengawasi, maka kami berharap pendukung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Sedangkan tahapan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan fisik, bebas narkotika dan psikotes kali ini mendapat pelayanan yang sangat maksimal dari petugas kesehatan.

“Persiapan pemeriksaan ini dilakukan secara matang dan profesional. Saya selaku mantan Kadis Kesehatan NTT sangat bangga dengan pelayanan yang diberikan ini. Dengan pelayanan ini jika terpilih pasti terus mendorong agar menghadirkan pelayanan yang maksimal di daerah,” tutupnya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top