Tak Cukup Bukti, Oknum Sekcam Mutis Lolos Jeratan Bawaslu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tak Cukup Bukti, Oknum Sekcam Mutis Lolos Jeratan Bawaslu


ILUSTRASI. Pilkada 2020. (JawaPos.com)

POLITIK

Tak Cukup Bukti, Oknum Sekcam Mutis Lolos Jeratan Bawaslu


Termasuk Kepala Desa Tasinifu dan Kepala Dusun

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Oknum Sekertaris Camat (Sekcam), Kecamatan Mutis, Gregorius Kono lolos dari jeratan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) atas kasus dugaan keterlibatan berpolitik praktis dengan mengintimidasi masyarakat agar mendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati TTU, Kristina Muki dan Yosep Tanu (Paket Kita Sehati) beberapa waktu lalu.

Selain Oknum Sekcam, oknum Kepala Desa Tasinifu dan Kepala Dusun pun senasib. Mereka bertiga lolos dari jeratan Bawaslu dengan dalil tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan dan juga netralitas.

“Hasil dari proses klarifikasi terhadap pelapor, saksi-saksi dan terlapor, serta bukti rekaman audio, setelah dikaji dan dilakukan pembahasan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan dan juga netralitas,” ungkap Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo kepada Timor Express, Selasa (8/9).

Martinus menambahkan, atas hasil kajian dari Tim Sentra Gakkumdu tersebut pihaknya mengambil sikap untuk menghentikan laporan dari warga setempat terkait dugaan keterlibatan dalam berpolitik praktis terhadap ketiga oknum tersebut.

Untuk itu, lanjut Martinus, kasus tersebut tidak bisa ditindaklanjuti dan dilimpahkan ke lembaga berwenang karena kekurangan alat bukti yang menguat.

Martinus berharap, setiap laporan atas dugaan pelanggaran Pemilu yang akan diadukan ke Bawaslu harus disertai dengan alat bukti yang mendukung sehingga dapat membantu pihak Gakkumdu dalam menindaklanjutinya.

“Kasus itu dihentikan atau tidak dapat ditindaklanjuti ke instansi yang berwenang karena tidak cukup bukti,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekcam Mutis, Gregorius Kono diadukan warga Desa Tasinifu kepada Bawaslu TTU atas dugaan terlibat politik praktis dengan mengintimidasi masyarakat untuk mendukung paslon Kristina Muki dan Yosep Tanu (Paket Sehati), Rabu (2/9).

Dalam pengaduan yang disampaikan secara langsung oleh Anselmus Manek, Warga Oelfab, RT 020/RW 010, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis dengan nomor 001/LP/PB/Kab/19.20/IX/2020 juga melaporkan Kepala Desa Tasinifu, Martinus Feka dan Kepala Dusun 5, Baltasar Tanines.

Bahkan, Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) TTU, Fransiskus Tilis akan melakukan pemanggilan terhadap Grogorius Kono. Panggilan serupa juga akan dilakukan KPU kepada oknum Sekcam Mutis lantaran dirinya terlibat sebagai penyelenggara dengan jabatan sebagai Sekertaris PPK Mutis. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top