TNI-Polri Dampingi Penyaluran BLT di Desa Jak, 160 KPM Terima Rp 144 Juta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

TNI-Polri Dampingi Penyaluran BLT di Desa Jak, 160 KPM Terima Rp 144 Juta


SERAHKAN. Kepala Desa Jak, Kecamatan Miomaffo Timur, Siprianus Kolo saat memberikan dana BLT kepada salah satu KPM di aula Kantor Desa Jak, Rabu (9/9). Tampak Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat ikut mendampingi proses penyaluran itu. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

TNI-Polri Dampingi Penyaluran BLT di Desa Jak, 160 KPM Terima Rp 144 Juta


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Desa Jak, Kecamatan Miomafo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyalurkan dana sebesar Rp 144 juta untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 60 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan tersebut sudah disalurkan kepada para keluarga penerima yang sudah disepakati dalam forum musyawarah desa untuk periode bulan September 2020. Penyaluran ini didampingi langsung Babinsa dari Kodim 1618/TTU dan Bhabinkamtibmas Polres TTU.

Kepala Desa Jak, Siprianus Kolo kepada Timor Express, Rabu (9/9) mengatakan, Pemdes Jak telah menyalurkan bantuan langsung tunai kepada keluarga terdampak pandemi Covid-19.

Adapun besaran anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Desa Jak untuk membiayai program BLT tersebut sebesar Rp 162 juta yang tercantum dalam APBdes tahun 2020 yang akan dialokasikan untuk bulan ke-6 sebesar Rp 18 juta.

Atas bantuan tersebut, Siprianus berharap kepada seluruh keluarga penerima manfaat supaya dapat menggunakan bantuan tersebut secara baik dan benar. “Bantuan yang diberikan ini harus bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, agar keluarga tidak lapar lagi dan tetap sehat di tengah wabah Covid-19 ini,” harapnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli P3MD TTU, Jan Christian dalam arahannya menjelaskan, penyaluran dana BLT yang bersumber dari APBDes tahun anggaran 2020 di 160 desa se TTU terbagi dalam dua tahap.

Untuk tahap pertama sudah dibagikan kepada masyarakat selama 3 bulan terhitung bulan April sampai Juni 2020. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu perbulan.

Sedangkan untuk tahap kedua terhitung dari Juli – September 2020, dimana masing-masing KPM menerima Rp 300 ribu perbulan. “Hal ini karena sudah sesuai dengan regulasi yang diatur oleh pemerintah pusat,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top