335 KK di Alor dan Mabar Nikmati Terang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

335 KK di Alor dan Mabar Nikmati Terang


NIKMATI TERANG. Masyarakat Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Lau, Kabupaten Alor pose bersama GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko didampingi Bupati Alor, Amon Djobo usai peresmian listrik pada Jumat lalu (4/9). (IST)

Advetorial

335 KK di Alor dan Mabar Nikmati Terang


KUPANG, TIMEX KUPANG.com- “Selama ini kami menggunakan genset. Dan kalau pakai genset maka selalu ada biaya BBM. Karena itu maka setiap bulan kami harus menyiapkan uang sebesar Rp 750 ribu untuk kebutuhan BBM. Tapi, setelah adanya listrik dari PLN, maka kami dapat menikmati terang dengan biaya yang lebih murah dibandingkan menggunakan genset. Sekarang hanya dengan beli token Rp 50 ribu saja, kami sudah bisa gunakan listrik lebih dari 1 bulan. Sejumlah aktifitas juga bisa kami kerjakan di malam hari dengan lebih nyaman,” ungkap Kepala Desa Golo Lewe, Alesandro da Silva Baut.

Dirinya mewakili masyarakat Desa Golo Lewa menyampaikan terimakasih saat PLN berhasil melistriki Desa Golo Lewe, Kecamatan Kumus Barat, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Untuk melistriki Desa Golo Lewe, PLN membutuhkan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 3,4 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 4 kms dan gardu 2 buah dengan kapasitas masing-masing 50 kVa. Sedangkan di Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Lau, Kabupaten Alor, PLN membutuhkan JTM 14.21 Kms, JTR 9.75 Kms dan gardu 3 buah dengan kapasitas masing – masing 150 kVa.

Desa Golo Lewe, Kecamatan Kumus Barat, Kabupaten Manggarai Barat dan Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Lau, Kabupaten Alor merupakan daerah yang masuk dalam kawasan 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) yang berhasil dilistriki oleh PLN. Kegiatan penyalaan secara simbolis dilakukan perdana di Desa Kenarimbala oleh General Manager (GM) PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko didampingi Bupati Alor, Amon Djobo pada Jumat (4/9).

GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko dalam sambutannya di sela-sela peresmian listrik di Desa Kenarimbala mengatakan bahwa PLN hadir untuk menerangi Desa Kenarimbala. “Kami berikan bukti ini sebagai komitmen PLN untuk menerangi semua pelosok negeri ini. Semoga listrik bagi 230 KK di desa ini (Kenarimbala) dapat memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat,” jelas Agustinus Jatmiko.

Diakuinya juga bahwa listrik member kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat karena listrik untuk rakyat dan listrik untuk semua. Keberhasilan PLN dalam melistriki desa 3T tersebut, jelasnya, bukanlah hal mudah karena harus melalui pejuangan yang panjang untuk mencapai kedua desa tersebut sebab medannya yang sulit.

“Penyalaan listrik didua desa ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, kami juga berhasil melistriki beberapa desa dipelosok Indonesia. Kami sadar bahwa kebutuhan listrik sangatlah penting bagi warga sehingga warga juga bisa meningkatkan taraf hidupnya,” tandas GM PLN UIW NTT ini.

Sementara Bupati Alor, Amon Djobo menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN yang sudah melistriki Desa Kenarimbala. “Setelah penantian yang panjang akhirnya kehadiran PLN dapat memberi pelayanan terang di Desa Kenarimbala. Masyarakat kini bisa merasakan fasilitas kelistrikan. Karena itu maka mudah-mudahan dapat memberikan harapan karena masyarakat sudah bisa menikmati terang,” imbuh Bupati Alor.

Dengan dilistrinya kedua desa tersebut, maka sebanyak 335 KK sudah bisa menikmati listrik. Masyarakat secara perdana mulai menikmati listrik pada minggu pertama bulan September. Ini dilakukan sebagai upaya pelistrikan daerah terpencil serta daerah 3T. Program PLN ini akan terus dilakukan PLN sebagai wujud PLN hadir untuk masyarakat demi membangun ekonomi dan sosial wilayah paling luar Indonesia. (*/gat)

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top