Waspada Klaster Pilkada, TNI-Polri Kampanye Patuhi Protokol Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Waspada Klaster Pilkada, TNI-Polri Kampanye Patuhi Protokol Covid-19


Dirlantas Polda NTT, Kombes Pol Iroth Laurens Recky (kedua kiri) saat memimpin operasi penertiban penggunaan masker di Triffic Light perempatan Polda NTT, Kamis (10/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Waspada Klaster Pilkada, TNI-Polri Kampanye Patuhi Protokol Covid-19


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Tren kematian akibat pandemi Covid-19 di NTT terus bergerak naik. Kasus baru juga terus terindentifikasi dari para pelaku perjalanan hingga penyebaran transmisi lokal.

Kondisi ini terus mengancam tatanan kehidupan masyarakat. Berbagai upaya terus dilakukan berbagai stakeholders agar mencegah penyebaran dan penularan virus.

Polri melaksanakan gerakan kampanye nasional pemakaian masker serentak di seluruh Indonesia. Sebagai tindak lanjut, jajaran kepolisian bekerjasama dengan TNI melakukan kampanye wajib kenakan masker.

Kampanye ini diawali dengan Apel Kampanye Serentak Pemakaian Masker di Lapangan Mapolda NTT, Kamis (10/9) pagi.

Apel itu dipimpin Wakapolda NTT, Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto. Hadiri para pejabat utama Polda NTT, Pejabat TNI dan Pejabat Pemda Provinsi NTT serta diikuti oleh Personel TNI, Polri, ASN, Pol PP maupun Satpam.

Dimulainya Kampanye Serentak Pemakaian Masker ditandai dengan penyerahan masker kepada empat personel perwakilan dari TNI Polri, Satpol PP dan Satpam oleh Wakapolda NTT, Brigjen Ama Kliment.

Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto menjelaskan bahwa, kampanye serentak pemakaian masker dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini berangkat dari kondisi meningkatnya penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Jenderal dengan satu bintang di pundak ini mengharapkan jajaran TNI-Polri menjadi pelopor dalam mengampanyekan adaptasi kebiasaan baru, salah satunya adalah penggunaan masker.

“Penggunaan masker ini harus menjadi kebiasaan bagi kita karena virus Covid-19 tetap akan ada di bumi ini sampai kapan pun dan yang bisa mengatasi adalah diri sendiri,” sebutnya.

Selain itu, dalam menghadapi pesta demokrasi saat ini masyarakat harus membatasi diri dari kerumunan masa dan harus patuhi protokol kesehatan karena akan menimbulkan klaster pilkada jika mengabaikan protokol covid-19.

“Kita berharap harus ada penerapan protokol covid-19 secara ketat di sembilan penyelenggaraan pilkada dan juga di Kabupaten lainnya,” tegasnya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top