Pelaku Perjalanan Reaktif Rapid Test, Bupati Rote Ndao Ingatkan Warganya Waspada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pelaku Perjalanan Reaktif Rapid Test, Bupati Rote Ndao Ingatkan Warganya Waspada


RAPID TEST. Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao mengambil sampel darah warga untuk di-rapid test di Bandara D.C. Saudale, Rabu (2/9) lalu. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pelaku Perjalanan Reaktif Rapid Test, Bupati Rote Ndao Ingatkan Warganya Waspada


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE, mengingatkan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran virus korona (Covid-19) di wilayah itu. Pasalnya, berdasarkan informasi tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 di daerah itu, makin banyak pelaku perjalanan yang memasuki Rote Ndao, dan beberapa diantaranya dinyatakan reaktif rapid test.

Hal ini terdata dengan baik lantaran Pemkab Rote Ndao mewajibkan, setiap pelaku perjalanan menuju Rote Ndao wajib diperiksa dengan rapid test di pintu-pintu masuk pulau terselatan Indonesia itu.

“Secara nasional, kasus Covid-19 terus meningkat, sehingga kita jangan anggap remeh tetapi selalu waspada,” pesan Bupati Paulina dalam sambutanya pada acara penyerahan bantuan kepada 93 korban bencana alam di auditorium Ti’i Langga, Jumat (11/9).

Bupati Paulina meminta masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Jika ingin bepergian di luar rumah, Bupati Paulina mengingatkan warganya untuk selalu mengenakan masker. Apalagi saat ini, lanjut Bupati Paulina, sedang dilakukan operasi pemakaian masker di ruang-ruang publik oleh aparat kepolisian.

“Jangan lupa pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, biar tidak kena sanksi,” tandas Bupati Paulina.

Menurutnya, dengan ‘kebebasan’ yang diperoleh pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), membuat banyak orang bebas bepergian. Dari kebebasan itulah yang membawa masuk virus mematikan itu ke Rote Ndao.

“Sekarang sudah new normal, sehingga kita bebas masuk-keluar. Ada yang dari Kupang, bahkan dari Jakarta. Inilah yang membawa virus kembali ke Rote,” ungkap Bupati Paulina.

Hal yang diungkap Bupati Paulina tersebut merujuk pada hasil Rapid Test yang dilakukan di Bandar Udara (Bandara) DC. Saudale selama 6 hari, terhitung 31 Agustus hingga 5 September 2020 lalu.

“Ini informasi, biar kita waspada. Setelah pemerintah melakukan Rapid Test di bandara, ternyata kita ada. Tetapi ini masih reaktif,” beber Bupati Paulina.

Menanggapi hasil reaktif pada pelaksanaan Rapid Test yang disampaikan Bupati Rote Ndao, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19, Kabupaten Rote Ndao, dr. Widyanto P. Adhy, mengakui hasil tersebut.

“Ya betul, ada yang menunjukan hasil reaktif,” kata Widyanto P. Adhy, saat dikonfirmasi Timor Express per telepon, Jumat (11/9).

Hanya dr. Widyanto P. Adhy belum secara gamblang menyampaikan berapa jumlah warga yang hasil rapid test-nya reaktif. Dia hanya menyampaikan bahwa masih dikompilasi setelah pelaksanaan rapid test di pelabuhan Ba’a dan Pantai Baru.

“Angkanya kita masih tunggu kompilasi dari pemeriksaan di pelabuhan yang belum selesai,” kata dr. Widyanto.

Khusus hasil pemeriksaan rapid test di bandara, dr. Widyanto juga belum menyampaikan jumlah yang rekatif. Dia hanya mengatakan, akan disampaikan ke Bupati untuk dilaporkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hasil reaktif rapid test, kata Widyanto P. Adhy, tak hanya berasal pelaku perjalanan dari Kupang. Tetapi dari Jakarta juga menunjukan adanya reaktif, hasil rapid test yang diperiksa di laboratorium RSUD Ba’a.

“Dari Kupang ada, dan juga pelaku perjalanan dari Jakarta, yang menunjukan reaktif hasil rapid test,” kata dr. Widyanto. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top