Even Pacuan Kuda di Tanjung Bastian Diwarnai Ajang Perjudian | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Even Pacuan Kuda di Tanjung Bastian Diwarnai Ajang Perjudian


BARANG BUKTI. Tim Satresktim Polres TTU saat mengamankan sejumlah barang bukti hasil penggerebekan terhadap aktivitas perjudian di arena pacuan kuda Tanjung Bastian, Sabtu (12/9) dinihari. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Even Pacuan Kuda di Tanjung Bastian Diwarnai Ajang Perjudian


Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Uang Tunai Belasan Juta

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pergelaran even pacuan kuda di Tanjung Bastian, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berlangsung sejak 9 September hingga 12 September 2020 ternyata diwarnai aksi perjudian.

Alhasil, even yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU digerebek aparat Polres TTU, Sabtu (12/9) dini hari. Tim dari Satreskrim Polres TTU dipimpin KBO Reskrim, Iptu Gustaf S. Ndun dan tim buru sergap (Buser) berhasil mengamankan sebanyak tiga orang bandar judi, barang bukti dan uang tunai belasan juta rupiah.

Sesuai data yang dihimpun Timor Express, ketiga bandar judi yang berhasil diamankan polisi diantaranya Nahun Nade, Leksi Lada, dan Iron Yulius Yacob. Ketiga bandar judi tersebut dua diantaranya berasal dari Kota Kupang sedangkan satu lainnya dari Kabupaten Rote Ndao.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan dalam penggrebekan tersebut yakni sebuah meja bola guling warna kuning stabilo terdapat tulisan Bacan, layar angka, dua buah bola guling warna hijau dan kuning, 3 buah ganjaran kayu yang digunakan sebagai alas meja bola guling, lampu LED warna putih terdapat tulisan Croman, kabel ukuran panjang sekitar 7 meter dan uang tunai sejumlah Rp 12.764.000.

Atas Kejadian itu, KBO Sat Reskrim dan tim Buser Polres TTU membawa ketiga bandar judi dan sejumlah barang bukti ke Mapolres TTU guna menjalani pemeriksaan.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas ketika dikonfirmasi Timor Express, Sabtu (12/9) membenarkan adanya penggrebekan aktivitas perjudian yang berlangsung di arena pacuan kuda itu.

“Ada tiga bandar judi dan sejumlah barang bukti termasuk uang tunai belasan juta yang diamankan tim saat penggerebekan aktivitas perjudian di Tanjung Bastian,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan, pihaknya telah mengimbau kepada dinas teknis terutama panitia penyelenggara saat pacuan kuda untuk tidak menyelenggarakan aktivitas perjudian di arena. Namun, imbauan tersebut ternyata tidak diindahkan sehingga terdapat aktivitas perjudian yang berlangsung di arena pacuan kuda yang akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Nelson berharap, adanya kerja sama yang baik dari berbagai pihak terutama masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas perjudian kepada pihak kepolisian sehingga penyakit sosial masyarakat tersebut bisa dibasmi.

“Kita sudah ingatkan saat mengurus surat izin namun tidak dihiraukan sehingga kita bentuk tim untuk amankan,” jelasnya.

Nelson menyebutkan, ketiga bandar judi yang diamankan pihak kepolisian tersebut sementara menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres TTU. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini diamankan di tahanan Sel Mapolres TTU. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top