70 Dusun Belum Ada Listrik, Ini yang Dilakukan Bupati Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

70 Dusun Belum Ada Listrik, Ini yang Dilakukan Bupati Sikka


DI KOTING. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo berbicara dihadapan warga ketika berkunjung di Dusun Natar Gut, Desa Koting D, Kecamatan Koting, Jumat (11/9). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

70 Dusun Belum Ada Listrik, Ini yang Dilakukan Bupati Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M.Si., mengatakan, dari 147 desa di kabupaten itu, warga di 70 dusun belum menikmati listrik. Untuk itu pemerintah akan terus berkoordinasi dengan PT. PLN Folres Bagian Timur (FBT) agar program Indonesia Terang terealisasi.

“Pemerintah Kabupaten selalu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan PT. PLN Flores Bagian Timur agar program Indonesia Terang bisa segera terealisasi,” kata Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo ketika berkunjung di Dusun Natar Gut, Desa Koting D, Kecamatan Koting, Jumat (11/9) .

Bupati yang akrab dengan sapaan Robi Idong mengatakan hal itu menjawab permintaan masyarakat Dusun Natar Gut saat dialog bersama Bupati.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sikka, Ny. Maria Cahyani Idong, Camat Koting, Gabriel Ola, Kepala Desa Koting D dan Kepala Desa Ribang, pimpinan OPD, Petugas PDAM Wairpuan wilayah Koting, dan masyarakat Dusun Natar.

Robi berjanji, aspirasi ini akan disampaikan ke Kepala PLN wilayah FBT dalam rapat koordinasi hari ini (14/9). Bupati Robi juga meminta Kepala Desa Koting D untuk mengirimkan proposal ke PLN sehingga bisa ditindaklanjuti.

“Agar listrik segera dipasang, maka kepala desa segera buatkan proposal dan dikirimkan ke PLN untuk segera diproses,” sarannya.

Selain listrik, masyarakat setempat juga mengeluhkan pasokan air minum. Dihadapan warga, Bupati Robi meminta manajemen PDAM Wairpuan untuk segera memperhatikan keluhan warga dan melayani dengan baik. Bila ada kerusakan atau kemacetan pada jaringan agar segera diperbaiki. Untuk mendukung program pemerintah, maka salah satu hak dasar masyarakat seperti air minum, harus dijaga, dirawat, dan harus ada rasa memiliki.

Camat Koting, Gabriel Ola meminta masyarakat untuk mendukung program-program Bupati dan Wakil Bupati Sikka dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Dalam upaya mendukung program pemerintah itu, lanjut Gabriel, masyarakat diharapkan melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai program yang digalakkan pemerintah saat ini, terutama pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

“Kita harus mendukung program pemerintah saat ini yang sudah dua tahun berjalan, program pemerintah saat ini menjadi unggulan diantaranya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat,” ungkap Gabriel.

Gabriel kepada media ini mengaku, masyarakat di Koting merasa terharu atas kunjungan Bupati Robi.

Menurut Gabriel, dalam sejarah perjalanan Kabupaten Sikka, sejak bupati pertama hingga saat ini, baru kali ini masyarakat Koting mendapat kunjungan seorang bupati. “Masyarakat sangat senang didatangi Bupati Sikka, karena baru pertama kali dikunjungi bupati sejak kabupaten ini berdiri,” kata Gabriel. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top