Lantik Kades Watu Mori Antar Waktu, Bupati Agas: Rangkul Masyarakat, Jangan Buat Pengotakan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lantik Kades Watu Mori Antar Waktu, Bupati Agas: Rangkul Masyarakat, Jangan Buat Pengotakan


Kades Watu Mori antar waktu Kondradus Eku didampingi istrinya pose bersama Bupati Agas, Camat Rana Mese, Maria Anjelina Teme, Wakil Ketua PKK Matim, A. Jaghur, dan Rohaniwan Katolik. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Lantik Kades Watu Mori Antar Waktu, Bupati Agas: Rangkul Masyarakat, Jangan Buat Pengotakan


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, melantik Kepala Desa (Kades) Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kondradus Eku, Jumat (11/9). Kades Eku dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) periode 2020-2023 menggantikan Kades sebelumnya yang meninggal dunia.

Acara pelantikan berlangsung di aula Kantor Camat Rana Mese, di Golo Mongkok, Desa Watu Mori. Kades Eku didampingi istrinya. Hadir Camat Rana Mese, Maria Anjelina Teme, Wakil Ketua TP PKK Matim, A. Jaghur, sejumlah pimpinan OPD, Kapolsek Borong bersama anggota, pejabat TNI, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

“Tugas Kades ke depan, harus bisa merangkul semua masyarakat. Jangan buat pengotakan. Jangan lagi lihat ke belakang soal proses pemilihan, apalagi lihat ke bawah. Harus lihat ke depan untuk kemajuan desa,” ujar Bupati Agas saat pelantikan.

Bupati Agas juga mengapresiasi panitia yang telah sukses menyelenggarakan pemilihan kepala desa antar waktu di desa itu. Beda pilihan itu wajar, karena memang calonnya lebih dari satu. Untuk diketahui, pemilihan kades antar waktu di Desa Watu Mori pada Agustus lalu berjumlah tiga kandidat.

Sehingga antar kandidat kata Bupati Agas, tentu tidak boleh saling menyalahkan. Jika tidak terpilih, silakan persalahkan masyarakat. Pastinya keterpilihan seseorang merupakan kemenangan seluruh masyarakat yang telah berhasil dan sukses memilih pemimpinya untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.

“Saudara yang baru saja dilantik, di pundak saudara terdapat beban pekerjaan yang berat. Laksanakan tugas sesuai sumpah dan janji yang telah diucapkan. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk tata desa dan memajukan desa serta bangun kemitraan bersama,” pesan Bupati Agas.

Peran dan tanggung jawab Kades ke depan, lanjut Bupati Agas semakin berat seiring meningkatnya tantangan dan tuntutan perubahan. Berkaitan dengan pengelolaan keuangan, Bupati Agas minta Kades antar waktu itu untuk benar-benar harus sesuai petunjuk dan sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu Kades juga diminta benar-benar memberdayakan tim pengelola keuangan di desa atau yang disebut PTPKD. Jangan sekali-kali ambil alih peran bendahara, karena sangat bertentangan. Bupati Agas berharap, seluruh masyarakat di Desa Watu Mori mendukung kinerja kades terpilih.

“Balok dan garuda itu, salib. Sehingga semua tumpuanya ada disitu. Sehingga pasti ada pikul masalah. Masyarakat juga harus mendukung program pembangunan di desa. Kades juga saya minta untuk tidak boleh berkantor dari rumah,” pinta Bupati Agas. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top