17 Warga TTS Teridentifikasi Kontak dengan 1 Pasien Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

17 Warga TTS Teridentifikasi Kontak dengan 1 Pasien Covid-19


Ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mba'u imbau warga TTS taat protokol kesehatan Covid-19. (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

17 Warga TTS Teridentifikasi Kontak dengan 1 Pasien Covid-19


SOE, TIMEXKUPANG.com-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang sempat beberapa bulan kembali ke zona hijau karena beberapa pasien yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh, harus kembali lagi ke zona merah kemarin (17/9). Ini karena salah seorang warganya yang merupakan pelaku perjalanan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini berinisial IP, warga Desa Nule, Kecamatan Amanuban Barat. Korban terpapar Covid-19 saat menumpang KM Lambelu berangkat dari Kalimantan Timur pada 6 September 2020 lalu.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten TTS, Deny Nubatonis saat dikonfirmasi wartawan di SoE, Jumat (18/9) menuturkan, sejak warga ini tiba di TTS, ia melalukan isolasi mandiri di rumahnya. IP awalnya tidak menyangka jika dirinya terpapar Covid-19.

Hanya saja pada 12 September, kata Deny, korban mengalami batuk pilek disertai demam. Keluarga pun mengarahkan IP untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Nule. Dari hasil pemeriksaan awal, tim medis menduga jika korban terjangkit virus korona, sehingga pada 13 September, tim medis melakukan test swab guna memastikan apakah IP terpapar virus korona atau tidak. “Hasil swab keluar tanggal 17 September, ternyata yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Deny.

Berdasarkan hasil itu, kata Deny, tim Gugus Tugas Covid-19 TTS menjemput IP untuk diisolasi di RSUD SoE.

Selain mengisolasi IP, tim Covid-19 TTS, lanjut Deny, juga melakukan penelusuran terhadap keluarga dan juga warga sekitar yang sempat kontak langsung dengan pasien Covid-19 ini.

BACA JUGA: Update Covid-19 NTT: Tambah 2 Kasus Positif di Kota Kupang, Total Sudah 315 Kasus

Dari hasil penelusuran itu, demikian Deny, telah teridentifikasi 17 orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien IP. Langkah selanjutnya yang dilakukan tim Covid-19 TTS adalah menjadwalkan pemeriksaan/pengambilan sampel swab ke-17 warga itu untuk dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang guna memastikan apakah mereka terjangkit virus tersebut atau tidak. “Kita akan lakukan swab untuk cari tahu orang-orang yang kontak dengan pasien itu terjangkit atau tidak,” jelas Deny.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten TTS sebelumnya merawat tiga pasien positif Covid-19, dan sudah dinyatakan sembuh. TTS yang tadinya zona merah kembali menjadi zona hijau Covid-19. Namum dengan adanya satu warga TTS yang diketahui terpapar virus korona tersebut, maka Bumi Cendana ini kembali ke zona merah lagi. “Pasien ini mengaku waktu di Kalimantan bekerja di warung makan,” beber Deny.

Atas adanya kasus baru ini, Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau mengimbau masyarakat TTS agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Karena dengan adanya satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, tentu sangat rawan virus itu tertular ke orang lain jika masyarakat tidak mematahi protokol kesehatan, yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan orang lain.

“Saya juga harap masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah untuk sementara waktu. Kalau urusan tidak penting sekali, tidak usah keluar rumah. Jaga imun tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, serta berolahraga dan istrirahat yang cukup,” pesan Marcu. (yop)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top