Pastikan Keamanan Pilkada di NTT, Ini Pesan Pangdam IX/Udayana untuk Danrem 161/WS dan Jajaran | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pastikan Keamanan Pilkada di NTT, Ini Pesan Pangdam IX/Udayana untuk Danrem 161/WS dan Jajaran


VIDEO CONFERENCE. Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara (kiri), sementara memberikan arahan melalui video conference kepada jajaran Korem 161/Wirasakti Kupang yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020 termasuk Provinsi NTT. Diabadikan dari ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Kamis (17/9). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Pastikan Keamanan Pilkada di NTT, Ini Pesan Pangdam IX/Udayana untuk Danrem 161/WS dan Jajaran


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara menerima paparan kesiapan pengamanan Pilkada serentak 2020 pada sembilan kabupaten di NTT yang disampaikan Danrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam video conference (Vidcon), Kamis (17/9). Pertemuan virtual itu berlangsung dari ruang Airlangga Makodam IX/Udayana. Sementara Danrem 161/Wirasakti Kupang dan Komandan Kodim (Dandim) yang di wilayahnya menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 nanti mengikuti dari markasnya masing-masing.

Perhelatan Pilkada serentak 2020 menjadi perhatian Kodam IX/Udayana terutama dalam kesiapan personil dan materiil agar terkonsep dengan jelas sehingga diharapkan perbantuan kekuatan TNI kepada Polri dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaannya dapat berjalan baik.

Danrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya menyampaikan bahwa sampai saat ini, pelaksanaan sejumlah tahapan Pilkada pada 9 kabupaten di NTT terkontrol dengan baik sehingga masih dalam suasana aman dan terkendali.

Meski demikian, kata Brigjen Samuel, pihaknya tetap memperhatikan potensi-potensi kerawanan yang terjadi selama tahapan, mulai dari pendaftaran paslon, penetapan paslon, kegiatan kampanye, masa tenang, pemungutan suara, penetapan calon terpilih maupun pada saat terjadinya pelanggaran protokol kesehatan, dengan selalu berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu.

“Satuan jajaran Korem 161/WS siap mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dan siap untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Polda NTT dalam rangka pengamanan Pilkada serentak di 9 kabupaten di Provinsi NTT,” kata Brigjen Samuel.

Pangdam mengapresiasi paparan Danrem, termasuk pengaturan perencanaan pengamanan, dan berharap ke depan untuk lebih disempurnakan kembali. “Segala potensi kerawanan yang secara umum di masing-masing Kodim hampir sama, harus diperhatikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan,” pesan Pangdam.

Pangdam juga menekankan agar batas-batas kewenangan TNI terutama dalam permintaan bantuan kekuatan TNI kepada Polri, jika perlu agar dirumuskan dan dibakukan dalam operasi ini. Korem membuatkan SOP yang jelas dan dirangkum dalam buku saku yang dibawa oleh setiap prajurit di lapangan, serta dilaksanakan sosialisasi dan simulasi untuk mekanisme Komando Kendali (Kodal) pada saat permintaan bantuan personel.

“Yang terpenting adalah netralitas TNI, perlu juga ditekankan kembali kepada seluruh prajurit, bukan hanya kepada pasukan yang terlibat di lapangan. Koordinasikan sebaik-baiknya dengan pihak Polri di daerahnya masing-masing tentang permintaan bantuan kekuatan TNI kepada Polri sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas operasi tersebut di lapangan,” pesan Pangdam Mayjend Kurnia.

Pangdam Mayjend Kurnia juga menekankan agar sinkronkan dan koordinasikan rencana pengamanan ini dengan pihak Polri di daerahnya masing-masing dengan sebaik-baiknya, serta laksanakan sosialisasi dan simulasi maupun Tactical Floor Game (TFG) untuk segala mekanisme Kodal pada saat di lapangan.

“Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan ini bisa menjadi pedoman untuk penyusunan rencana ke depan yang lebih baik lagi, sehingga pelaksanaan Pilkada khususnya di Provinsi NTT dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” harap Pangdam.

Untuk diketahui, dalam Pilkada serentak 2020 ini, di NTT terdapat 9 kabupaten yang melaksanakan hajatan pesta demokrasi itu. Ke-9 kabupaten itu, yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Sabu Raijua. (mg22)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top