Kunjungi Timex, Ketua DPRD TTS: DPR dan Media Punya Tugas Sama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunjungi Timex, Ketua DPRD TTS: DPR dan Media Punya Tugas Sama


SILATURAHMI. Ketua dan Anggota DPRD TTS foto bersama jajaran manajemen Timor Express usai silaturahmi di Graha Pena Timor Express, Selasa (22/9). (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

POLITIK

Kunjungi Timex, Ketua DPRD TTS: DPR dan Media Punya Tugas Sama


SOE, TIMEXKUPANG.com-Ketua DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), Marcu Mbau mengatakan, lembaga legislatif, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diberi kewenangan oleh regulasi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, serta kebijakan pemerintah dalam upaya membangun daerah.

Demikian juga dengan media massa yang adalah pilar ke empat dalam demokrasi bangsa ini, juga sama diberi ruang untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan. Maka dari itu, sesungguhnya DPRD dan media massa memiliki tugas dan fungsi yang nyaris sama. “Karena itu, DPR dan media massa patut membangun kolaborasi, serta saling mendukung dalam memainkan peran pengawasan pembangunan,” ungkap Marcu Mbau saat berkunjung ke Timor Express (Timex), Selasa (22/9) siang.

Marcu Mbau menyambangi Timor Express didampingi Wakil Ketua DPRD, Yusuf Soru, Ketua Komisi I, Uksam Selan dan Ketua Badan Kehormatan Dewan, Sefrits Nau. Mereka diterima Direktur Timor Express, Haerudin, Wakil Direktur, Stenly Boymau, Pimpinan Redaksi Timor Express, Kristo Embu, dan sejumlah pimpinan bagian di Timor Express.

Kunjungan silaturahmi diisi dengan diskusi berkaitan dengan tugas dan fungsi DPRD maupun media massa di TTS. Dalam kesempatan itu, Marcu mengatakan, bahwa kehadiran DPRD TTS secara lembaga bermaksud membangun hubungan kemitraan yang lebih baik, antara DPRD dan media massa, dalam hal ini Timor Express.

Pasalnya, kata Marcu, peran media massa dalam mendukung pembangunan dirasa sangat besar, sehingga perlu membangun kolaborasi yang baik sehingga dalam memainkan fungsi dan peran, benar-benar sesuai dengan harapan bersama.

“Sebenarnya DPRD dan media massa fungsinya sama. Bedanya mungkin media massa tidak bisa panggil pemerintah, tapi pada umumnya tugas kita sama. Jadi kita perlu kerja sama yang baik, untuk mendukung pembangunan di daerah,” tutur politikus Partai NasDem itu.

Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru menuturkan, kerja sama dengan berbagai pihak guna bersama-sama berpikir dan bekerja membangun daerah dipandang sangat penting. Maka dari itu, DPRD TTS, tengah membangun hubungan baik dengan berbagai pihak termasuk media massa, untuk bersama-sama berperan maksimalkan peran.

Apalagi TTS merupakan salah satu kabupaten primadona di daratan Timor. Potensi besar itu, tidak mampu dipikirkan oleh satu orang atau segelintir orang, melainkan seluruh elemen harus dilibatkan untuk ikut berpikir pola pembangunan yang tepat, guna memanfaatkan potensi yang ada.

“Kami merasa tidak bisa sendiri berpikir untuk bangun TTS, tapi kami butuh media untuk ikut berperan aktif bersama dalam membangun daerah,” ujar Yusuf.

Hal senada dikemukakan Ketua Komisi I DPRD TTS, Uksam Selan. DPRD membutuhkan dukungan media, begitu sebaliknya DPRD juga perlu mendukung peran media massa. Karena melalui media massa, DPRD bisa mendapatkan banyak informasi terkait kejadian dan harapan-harapan masyarakat yang tidak diketahui para wakil rakyat di TTS.

Karena itu, lanjutnya, perlu adanya kerja sama baik agar tugas dan fungsi yang dimiliki dapat dimainkan secara maksimal dalam mengawal pembangunan di daerah. “Terkadang ada hal-hal yang kami tidak tahu, tapi karena ditulis di media massa sehingga kami tahu dan kami dapat selesaikan,” kata Uksam.

Ketua BK DPRD TTS, Sefrits Nau menambahkan, berita-berita yang sifatnya kritik, terkadang dinilai sebagian orang sebagai bentuk ketidakberpihakan media massa. Namun jika berita yang dirilis itu adalah fakta, maka sisi positifnya adalah peringatan atau kontrol media terhadap pelaku pembangunan agar memperbaiki sehingga ke depan tidak tersangkut hukum. Nilai positif lainnya adalah memberikan pelajaran kepada orang lain agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

“Jadi bagi kami DPRD, kritik itu adalah hal yang positif, sehingga kami mendukung media massa untuk terus memaksimalkan perannya dalam mengontrol pembangunan di daerah,” kata Sefrits.

Direktur Timor Express, Haerudin pada kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua DPRD TTS dan jajaran, karena telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi ke Timor Express.

Timor Express, kata Haeruddin, merupakan salah satu media massa yang ada di NTT, dan sudah berusia 18 tahun lebih. Kehadiran Timor Express di NTT, untuk ikut berperan memaksimalkan pembangunan sesuai tugas dan fungsi yang diberikan oleh regulasi.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, kata Haeruddin, tentu terdapat berita-berita yang bersifat kritikan. Namun Timor Express menjamin bahwa berita yang dirilis itu telah melalui mekanisme pemberitaan yang benar, memenuhi kaidah jurnalistiknya. “Kami di Timex juga sekarang sudah ada online dan koran elektronik. Ini bisa dijadikan sebagai wadah untuk kita bersama-sama berperan mendukung kemajuan pembangunan di daerah,” kata Haeruddin.

Haeruddin mengatakan, TTS memiliki segudang potensi yang jika dikelola secara baik, akan mendongkrak pendapatan daerah (PAD) di TTS. Potensi besar yang dimiliki TTS seperti sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan. Potensi ini bisa berkembang baik jika ada kolaborasi dengan berbagai elemen, salah satunya media massa. “Kami tentu terbuka untuk semua pihak, untuk kita saling mendukung dalam rangka mendorong pembangunan di daerah,” tandas Haeruddin. (yop)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top