PSI NTT Bantu Jesi Ndun Siswa Penyandang Disabilitas di Desa Tuapanaf | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PSI NTT Bantu Jesi Ndun Siswa Penyandang Disabilitas di Desa Tuapanaf


BERI BANTUAN. Ketua PSI NTT, dr. Christian Widodo memberikan kruk/alat bantu jalan kepada Jesi Ndun disaksikan pengurus PSI lainnya juga keluarga Jesi, Selasa (22/9). (FOTO: RUDY MANDALLING/TIMEX)

POLITIK

PSI NTT Bantu Jesi Ndun Siswa Penyandang Disabilitas di Desa Tuapanaf


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Stanly Jesi Ndun, siswa kelas 1 SDN Bijaesana, Desa Tuapanaf penyandang disabilitas yang sempat viral di medsos, mendapat perhatian DPD PSI NTT.

Perhatian tersebut ditunjukkan dengan memberikan bantuan langsung kepada Jesi oleh Ketua DPD PSI NTT, dr. Christian Widodo bersama jajaran pengurus, Selasa (22/9) dengan mendatangi kediaman Jesi Ndun di Dusun 2 RT 006/RW 002, Desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Selama ini Jesi tinggal bersama opa dan omanya serta saudara kandungnya.
Jhonatan Loloi, guru honor SDN Kuoni yang memviralkan Jossi melalui medsos dan ikut mendampingi keluarga menerima kunjungan dr. Chris Widodo menuturkan, Jesi merupakan siswa kelas 1 SDN Bijaesana, dimana untuk ke sekolah Jesi harus menempun jarak 1,1 km dengan berjalan kaki.

Jessi merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Zet Ndun dan Yerlina Barangada, yang saat ini bekerja di perkebunan sawit di Kalimantan.

Jesi menurutnya saat lahir tanpa kaki kanan, dan sejak usia dua tahun bersama tiga saudaranya telah ditinggal kedua orang tuanya untuk bekerja di Kalimantan. Selama ini Jesi bersama sudaranya yang lain tinggal dan dirawat oleh opa dan omanya, Bernadus Ndun dan Ursula Takaeb.

“Jesi ini merupakan anak kembar, dimana saudara kembarnya adalah Stela yang merupakan anak ketiga. Namun Stela lahir normal,” terangnya diamini Oma Ursula Takaeb.

Dalam kunjungan tersebut PSI NTT memberikan bantuan kruk/tongkat ketiak/alat bantu jalan, beras 40kg dan uang tunai. “Jadi ini salah satu bentuk solidaritas PSI kepada sesama yang membutuhkan, khususnya yang berkebutuhan khusus,” kata dr. Christian.

DNA PSI, kata dr. Chris adalah menebar kebajikan, merawat keberagaman, dan mengukuhkan solidaritas. “Nah menebar kebajikan itu, contohnya seperti ini, menebar kebajikan di mana-mana. Jadi berjalan sambil berbuat baik,” jelasnya.

Selain Pengurus DPW PSI, turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PSI Kabupaten KUpang, David Daud, dan Sekretaris, Dulem Lusi. Disaat yang bersamaan hadir juga anggota DPRD NTT, Yan Windi. (rum)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top