Pilkada Belu: Dua Kali Pengundian, Sahabat Tetap No. 1, Sehati No. 2 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pilkada Belu: Dua Kali Pengundian, Sahabat Tetap No. 1, Sehati No. 2


PENGUNDIAN. Paslon Willy Lay-JT Ose Luan (kiri) dan paslon Taolin Agustinus-Aloysius Haleserens memperlihatkan nomor urut masing-masing usai pengundian nomor urut paslon Pilkada Belu bertempat di lantai II Hotel Matahari Atambua, Kamis (22/9). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Pilkada Belu: Dua Kali Pengundian, Sahabat Tetap No. 1, Sehati No. 2


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu melakukan pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu 2020 untuk berkompetisi di Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Penarikan undian nomor urut pasangan calon berlangsung di lantai II Hotel Matahari Atambua, Kamis (22/9). Dua paslon yang telah ditetapkan sehari sebelumnya (Rabu, 23/9), yakni pasangan Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan (Paket Sahabat) dan pasangan Taolin Agustinus-Aloysius Haleserens (Paket Sehati) mengikuti undian penentuan nomor urut calon.

Pleno terbuka menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dimana sebelum memasuki lokasi pengundian, yang hadir dibatasi jumlahnya, wajib mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, dan memakai masker. Jumlahnya tidak mencapai 25 peserta.

Penarikan undian dilakukan setelah pembacaan Tatib. Paket Sehati yang pertama diabsen di lokasi kegiatan sehingga mendapat kesempatan pertama menarik nomor undian. Selanjutnya diikuti undian kedua penarikan nomor urut. Menariknya ketika dua kali sesi pengundian, masing-masing paslon tetap mendapatkan nomor undian yang sama.

BACA JUGA: KPU Belu Kembalikan Dokumen 2 Paslon, Lengkapi Sejumlah Syarat Lagi

Paket Sahabat mendapatkan nomor urut Satu, sedangkan paket Sehati mendapatkan nomor dua.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak mengatakan, dua paslon yang sudah mengikuti pengundian nomor urut dan penetapan nama pasangan calon sudah sah sebagai peserta Pilkada. Sudah ditetapkan dalam berita acara dan Surat Keputusan (SK) KPU Belu.

Selanjutnya kedua paslon sudah bisa menggunakan nomor urut dan nama paslon untuk penyebaran melalui alat peraga kampanye sehingga bisa dikenal masyarakat. “Kita sudah tetapkan nomor urut dan nama paslon. Silakan disosialisasi untuk pemilih,” sebutnya.

Mikhael juga menyampaikan permohonan maaf karena rapat pleno terbuka pengundian nomor urut dibatasi jumlah peserta. Pembatasan jumlah peserta berkisar 25 orang karena perintah aturan untuk menaati protokol kesehatan.
Usai pengundian nomor urut kedua pasangan calon pose bersama KPU, Bawaslu dan tim penghubung. Ketua KPU berharap Pilkada Belu berjalan lancar, aman, dan sukses dan tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19. (mg33)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top