Sekda Kabupaten Kupang Positif Covid-19, Inilah yang Harus Dilakukan Pegawai | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sekda Kabupaten Kupang Positif Covid-19, Inilah yang Harus Dilakukan Pegawai


ILUSTRASI. Virus korona. (FOTO: JawaPos.com)

KABAR FLOBAMORATA

Sekda Kabupaten Kupang Positif Covid-19, Inilah yang Harus Dilakukan Pegawai


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pasca Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang terkonfirmasi positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kupang langsung beraksi menyemprotkan cairan disinfektan di Kantor Bupati Kupang di Oelamasi.

Selain menyemprot cairan disinfektan, pada semalam (23/9), Gugus Tugas melarang petugas masuk ke gedung tersebut. Sementara para pegawai tetap masuk kerja seperti biasa pada hari ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Kupang, Thomas Sonbai ketika dikonfirmasi TIMEXKUPANG.com, Rabu (23/9) mengaku telah mendapat informasi Sekda Obed Laha terpapar Covid-19 dan pihaknya langsung mengambil tindakan pencegahan seperti melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Bupati Kupang.

“Untuk sementara kita melarang pegawai masuk dan melakukan upaya tracking terhadap pegawai yang sempat kontak dengan Pak Sekda,” katanya.

Ditambahkan, Sekda Obet Laha masih sempat masuk kantor pafa Rabu (23/9) untuk mengikuti vicon soal penanganan Covid-19 dan baru mengetahui dirinya positif pada siang hari.

BACA JUGA: Sekda Kabupaten Kupang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kini Dirawat di RST Wirasakti

“Pak Sekda masih sempat masuk kantor, dan pada siang hari baru dapat kabar itu (Terkonfirmasi positif Covid-19, Red). Beliau dalam keadaan sehat sampai dijemput petugas,” ungkap Thomas.

Thomas menjelaskan bahwa semua yang berkaitan dengan data diri serta proses tesnya sudah masuk kewenangan Gugus Tugas Kota Kupang karena Obet Laha merupakan warga Kota Kupang. “Jadi data pasien Covid-19 di Kabupaten Kupang tetap 10 orang,” sebutnya.

Ia menuturkan hari ini (24/9) para pegawai tetap masuk kantor seperti biasa, sambil menunggu keputusan dari Bupati Kupang sebagai pemegang kendali roda pemerintahan.

“Pak Sekda terpapar Covid-19 namun masih ada Pak Bupati dan Wakil Bupati jadi kita dengar arahan lebih lanjut. Jika kebijakannya para pegawai harus bekerja dari rumah kita dengar petunjuk besok (Hari ini, Red),” katanya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top