SN-KT: Satu Hati Bangun Rai Malaka, SBS-WT: Nomor 2 adalah Viktory | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

SN-KT: Satu Hati Bangun Rai Malaka, SBS-WT: Nomor 2 adalah Viktory


PLENO PENGUNDIAN. Paslon Simon Nahak-Loise Lucki Taolin (SN-KT) mengangkat jempol sebagai tanda mendapat nomor urut 1, sedangkan paslon dr. Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin (SBS-WT) menunjukkan dua jari sebagai simbol viktory usai pleno pengundian nomor urut paslon di kantor KPU Malaka, Kamis (24/9). Dua paslon di Pilkada Malaka ini foto bersama komisioner KPU. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

SN-KT: Satu Hati Bangun Rai Malaka, SBS-WT: Nomor 2 adalah Viktory


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka, menggelar Rapat Pleno Terbuka Penarikan Nomor Urut pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Malaka pada Pilkada serentak 2020, di Kantor KPU Malaka, Kamis (24/9). Penarikan nomor urus paslon ini dihadiri langsung dr. Stefanus Bria Seran, MPH-Wendelinus Taolin (Paket SBS-WT), dan paslon Simon Nahak-Loise Lucki Taolin (Paket SN-KT).

Ketua KPU Malaka, Makarius Bere Nahak dalam sambutannya menjelaskan, tata cara dan mekanisme pengundian nomor urut paslon adalah dengan mengambil undian di dua kotak yang disediakan.

Menurutnya, pelaksanaan setiap pilkada selalu mengikuti protokol Covid-19, sehingga selama masa kampanye supaya seluruhnya menaati protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Juru Bicara KPU Malaka, Yosep Nahak, menambahkan sesuai hasil pengundian, pasangan SN-KT mendapat nomor urut 1, sedangkan paslon SBS-WT mendapat nomor urut 2.

Untuk tahapan selanjutnya, kata Yosep, yakni pada 25 September 2020, paslon wajib menyerahkan rekening dana kampanye.

“Hari ini kami minta tim penghubung dari paslon masing-masing silakan persiapkan dengan baik, melakukan pembukaan rekening khusus dana kampanye, dan selanjutnya melengkapi semua dokumen yang berkaitan dengan laporan LADK sehingga besok tanggal 25 September wajib diserahkan mulai jam kerja sampai pukul 18:00 Wita. Setelah itu dilanjutkan dengan deklarasi pilkada damai,” ungkap Yosep yang menambahkan, terhitung 26 September – 5 Desember 2020 adalah masa kampanye. “Totalnya 71 hari Kampaye,” kata Yosep.

Cabup Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, usai penarikan nomor urut mengatakan, KPU Malaka sudah melaksanakan tahapan undian secara profesional, secara intelektual, dan secara regulasi serta disaksikan oleh masyarakat Malaka. Untuk itu, dr. Stef bersama pasangannya juga partai pengusung, yaitu Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, Hanura, Gerindra, dan PDI Perjuangan menyampaikan terima kasih kepada Tuhan yang Maha Esa dan kepada leluhur, Kepada KPU dan Bawaslu Malaka, serta kepada semua yang memberikan doa dan restunya sehinga penyengara bisa menyelesaikan tahapan ini dengan baik. Tentu ini juga merupakan upaya yang luar biasa dari pihak keamanan di bawah pimpinan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, Dandim Malaka-Belu dan Satpol PP yang telah mengawal dengan baik keamanan selama tahapan ini.

Terkait nomor urut dua yang ditarik paslon SBS-WT, menurut dr. Stef, memiliki makna tersendiri, dimana jika mengikuti simbol permainan jari, maka nomor dua merupakan “Vicktory”. Artinya kemenangan. Ini bukan cerita dongeng, tapi ini adalah fakta, dimana pada tahun 2015 lalu, dr. Stef yang berpasangan dengan almarhum Daniel Asa, juga mendapat nomor urut 2, dan pada saat itu mereka memenangkan Pilkada Malaka sebagai Bupati dan Wakil Bupati definitif pertama di Bumi Rai Malaka.

“Pada hari ini kami mendapakan nomor 2, dan ini simbol tanda baik. Ini pertanda bahwa kami akan memenangkan pertarungan pada 9 Desember mendatang,” ungkap dr. Stef.

Sementara itu, Cabup Malaka nomor urut 1, Simon Nahak kepada awak media usai pengundian menjelaskan, bagi paslon mereka, angka satu dalam sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Karena itu penting menjunjung tinggi sila pertama.

“Bagi kami pribadi, apapun angka, berapa pun jumlah, yang paling penting adalah mari kita satukan sesuai nomor satu untuk Malaka dan untuk kita bersama, untuk mensejahterakan masyarakat Malaka. Apa arti sebuah angka lalu kemudian tidak menyatukan hati dengan pikiran, dengan perkataan dan tindakan. Kita harus berbuat dengan filosofi apapun, kita harus berpikir, berkata dan bertindak yang baik dan benar dalam satu kata, satu hati, dan satu tindakan untuk satu kesatuan Rai Malaka,” ungkapnya.

SN menambahkan, ia menanamkan dalam dirinya bahwa paslon 01 dan 02 di Pilkada Malaka yang paling penting adalah saling menghargai, satu hati dan pikiran untuk sama-sama membangun Rai Malaka.

“Saya perlu tegaskan, mari kita bergandengan tangan dengan siapa pun karena kita berpesta ingin bahagia, ingin sejahtera lahir dan batin. Mari kita saling menghargai dan saling menghormati agar kita bersama-sama membangun Kabupaten Malaka,” harap SN. (mg30)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top