Salurkan Bansos di Daiama, Bupati Rote Ndao Terima Hibah Tanah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Salurkan Bansos di Daiama, Bupati Rote Ndao Terima Hibah Tanah


TERIMA HIBAH TANAH. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah menerima penyerahan hibah tanah untuk Pemprov NTT dari keluarga Feroh di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Selasa (22/9). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Salurkan Bansos di Daiama, Bupati Rote Ndao Terima Hibah Tanah


Keluarga Feroh Hibah untuk Pemprov NTT Bangun Tambak Garam

BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE, menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) tambahan yang dikucurkan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Penyaluran tersebut merupakan perdana di Rote Ndao yang dimulai di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Selasa (22/9).

Sebanyak 570 Keluarga Penerima Manfaat, Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) menerima 17.100kg beras. Masing-masing KPM dijatah 15kg per bulan, dan tersalur 30kg untuk bulan Agustus dan September.

Sedangkan secara keseluruhan, masing-masing KPM akan menerina Bansos tersebut sebanyak 45kg beras dari pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan selama tiga bulan, yaitu Agustus, September, dan Oktober. Sehingga penyaluran selanjutnya sebanyak 15kg akan dibagikan pada Oktober 2020.

Bansos tambahan itu diberikan pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat dari pandemi Covid-19. Setiap KPM diupayakan untuk dicukupkan kebutuhan melalui penyaluran Bansos tambahan tersebut.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19, pemerintah terus memberikan perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan warganya. Sehingga melalui Bansos tambahan, Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan itu secara baik guna memenuhi kebutuhan pangan beras.

“Pemerintah masih tetap konsisten untuk mengurus masyarakatnya. Mudah-mudahan Bansos ini dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan,” kata Bupati Paulina saat menyalurkan Bansos tambahan di Desa Daiama.

Penyaluranya dilakukan secara simbolis kepada beberapa perwakilan KPM-PKH se-Kecamatan Landu Leko. Penyaluran selanjutnya dilakukan petugas Perum Bulog Kanwil NTT bersama Dinas Sosial Rote Ndao, Pendamping PKH, dan para Kepala Desa.

Disela-sela penyaluran Bansos itu, Bupati Paulina kembali mengimbau warganya untuk menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari ancaman Covid-19. Caranya dengan mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menjauhi keramaian.

“Papa, mama, jangan lupa pakai masker, kalau berkegiatan di luar rumah. Biar sama-sama dengan pemerintah cegah Covid-19 di Rote Ndao,” imbau Bupati Paulina.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Operasional Pelayanan Publik, Perum Bulog wilayah NTT, David Donny K, mengatakan, pihaknya dipercaya pemerintah sebagai penyedia Bansos beras kepada KPM-PKH.

David mengatakan, Bansos tambahan berupa beras yang disalurkan Perum Bulog itu berkualitas medium. Sehingga menurutnya, beras yang disalurkan sama kualitasnya dengan Bansos beras lainnya.

“Perum Bulog hanya sebatas menyediakan stok beras. Kualitasnya medium, tak berbeda dengan Bansos lainnya dan kami jamin layak untuk dikonsumsi,” kata David Doni.

Sedangkan mengenai penyebaran KPM-PKH, khusus di Kecamatan Landu Leko, Kepala Dinas Sosial Rote Ndao, Ferdinan Haning mengatakan, dari 570 KPM, Desa Daiama memiliki sebanyak 131 KPM. Desa lainnya, yakni Daurendale terdapat 95 KPM, Bolaten (91 KPM), Lifuleo (85 KPM), Sotimori (77 KPM), Tenalai (47 KPM), dan Desa Pukua’fu sebanyak 35 KPM. “Terbanyak di desa Daiama untuk Kecamatan Landu Leko,” ungkap Ferdinan Haning.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Daiama, Silvester Messah mengatakan, KPM di desanya hanya berjumlah 129 orang. Jumlah 131 diperoleh dari tambahan dua warga yang tercecer dari Desa Sotimori.

“Sebenarnya KPM kami 129, tapi ada tambahan 2 warga Sotimori yang tercecer ke data kami sehingga jadi 131,” kata Silvester.

Silvester juga mengatakan, dalam proses penyaluran Bansos tambahan, Bupati juga menyerahkan sejumlah kebutuhan nelayan. Diantaranya, pukat 2,5 inchi sebanyak 5 pcs, serta 5 unit coolbox.

Terkait bantuan yang dibantukan kepada nelayan, Silvester kembali mengharapkan dukungan pemerintah daerah. Karena menurutnya, sebagian besar masyarakat Desa Daiama sangat membutuhkan alat tangkap, berupa pukat, perahu, dan coolbox.

“Rata-rata penduduk Daiama adalah nelayan, sehingga kami juga masih sangat membutuhkan dukungan pemerintah,” kata Silvester.

Selain menerima Bansos tambahan, warga Daiama juga menyerahkan sebidang tanah kepada Pemprov NTT. Penyerahannya oleh keluarga Feroh melalui Heber Feroh kepada Bupati Paulina. Tanah yang dihibahkan tersebut seluas 1 hektare, dimana tanah yang dihibahkan ini untuk pengembangan tambak garam di Rote Ndao. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top