Dana Awal Kampanye Dua Paslon di Malaka Rp 1 Juta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dana Awal Kampanye Dua Paslon di Malaka Rp 1 Juta


Penyerahan LADK paslon Nomor Urut 1, SN-KT kepada KPU Malaka oleh tim penghubung disaksikan anggota Bawaslu Malaka (kanan), Jumat (25/9). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

POLITIK

Dana Awal Kampanye Dua Paslon di Malaka Rp 1 Juta


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Dua pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Malaka, masing-masing paslon Nomor Urut 1, Dr. Simon Nahak, SH, MH-Loise Lucki Taolin (SN-KT), dan paslon Nomor Urut 2, dr. Stefanus Bria Seran, MPH-Wendelinus Taolin (SBS-WT) telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU Malaka sebagai penyelenggara.

Penyerahan LADK itu berwujud rekening bank yang disampaikan tim penghubung paslon masing-masing ke KPU Malaka, Jumat (25/9).

Juru Bicara KPU Malaka, Yosep Nahak, kepada Timor Express usai menerima penyerahan LADK oleh tim penghubung paslon menjelaskan, sesuai tahapan program dan jadwal Pilkada serentak 2020, penyerahan LADK itu diserahkan pada 25 September 2020 atau sebelum jadwal kampanye.

Penyerahan LADK ini sesuai amanah dalam Peraturan KPU, dimana setiap paslon setelah ditetapkan KPU menjadi calon peserta Pilkada wajib menyampaikan LADK pada 25 September waktu kerja hingga batas waktu pukul 18:00 Wita. “Jadi tadi mereka (Paslon, Red) sudah menyerahkan LADK sesuai jadwal waktu yang diatur dalam PKPU. Jadi tidak ada yang lewat dari pukul 18:00 Wita, sehingga sudah memenuhi ketentuan waktu,” jelas Yosep.

Yosep menyebutkan, nominal dana kampanye yang terbaca di rekening khusus LADK masing-masing paslon sebesar Rp 1.000.000.

Dari rekening yang diserahkan itu, demikian Yosep, belum terbaca adanya aktifitas pengeluaran atau transaksi pengeluaran, baik untuk paslon Nomor Urut 1 maupun paslon Nomor Urut 2. “Jadi masih nihil transaksi pengeluaran,” beber Yosep.

Yosep mengungkapkan, dalam perkembangan dana kampanye masih ada penerimaan sumbangan dari penyumbang, dan itu akan terjadi pada masa kampanye. Jadi untuk saat ini belum ada penerimaan lain selain ada di saldo awal di rekening khusus dana kampanye para paslon.

Menyinggung mengenai batasan nomimnal dana kampanye, menurut Yosep, setiap sumbangan sesuai aturan dibatasi, baik sumbangan dari pihak perseorangan maupun sumbangan kelompok yang berbadan hukum. Jadi setiap sumbangan dana kampanye akan dilihat sesuai periodesasinya, dimana apakah sumbangan itu diberi selama masa kampanye atau bagaimana. “Intinya bahwa sumbangan itu tidak melebihi batas waktu, dan kita akan lihat PKPU yang mengatur tentang sumbangan dana kampanye,” pungkasnya. (mg30)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top