KPU TTU Ajak Paslon Sebar Virus Kedamaian Selama Kampanye | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU TTU Ajak Paslon Sebar Virus Kedamaian Selama Kampanye


LEPAS BALON. Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka bersama komisioner, Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo bersama anggota, serta tiga paslon Bupati-Wabup TTU bersama tim pemenang melepas balon sebagai tanda dimulainya tahapan Kampanye Pilkada TTU 2020, kemarin (25/9). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

KPU TTU Ajak Paslon Sebar Virus Kedamaian Selama Kampanye


Deklarasi Kampanye Damai Ditandai Pelepasan Balon

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengajak seluruh pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati TTU Tahun 2020 untuk menyebarkan virus kedamaian selama masa kampanye Pilkada serentak 2020.

Ajakan ini disampaikan Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka saat acara Deklarasi Kampanye Damai dan Pakta Integritas Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan, Pengendalian Covid-19 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTU Tahun 2020 di aula Bale Biinmaffo, Jumat (25/9).

“Momentum hari ini (Jumat, 25/9, Red) adalah momentum yang tepat. setelah kembalinya kita dari sini, kita bertanggung jawab untuk sama-sama menyebarluaskan virus kedamaian di tengah masyarakat. Biarkanlah masyarakat menikmati pesta demokrasi ini dengan penuh kedamaian dan penuh sukacita,” ajak Polce, sapaan akrab Paulinus Lape Feka.

Polce menambahkan, pihak penyelenggara bersama para paslon telah melaksanakan Deklarasi Kampanye Damai dan penandatanganan Pakta Integritas.

Dalam partisipasi menyukseskan Pilkada TTU 2020, lanjut Polce, tentunya akan disajikan banyak pilihan, banyak jalan.

“Namun pada dasarnya kita adalah sama-sama anak Ibu Pertiwi, maka segala macam perbedaan yang muncul hanya cara untuk menunjukkan bakti kita pada bangsa dan negara. Kegiatan hari ini ingin memperkuat rasa kekeluargaan, rasa gotong royong yang mungkin seiring dengan perjalanan proses politik ini sedikit terkikis. Maka marilah kita kembali memupuknya biarkanlah rasa damai itu mengalir dalam setiap sanubari masyarakat dalam menyambut pemilihan Bupati-Wakil Bupati TTU tahun 2020,” ujarnya.

Polce mengatakan, sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2020, masa waktu kampanye dimulai 26 September 2020, dan berakhir pada 5 Desember 2020. Dalam masa kampanye, paslon bersama tim pemenangan diberi ruang untuk memanfaatkannya secara maksimal dalam mengampanyekan atau mensosialisasikan visi misi serta program kerja masing-masing.

“Kampanye harus memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Pemilu ada karena sebuah keyakinan bahwa ketika masyarakat pemilih mendapatkan edukasi politik yang baik, maka kita akan menemukan pemilih yang benar-benar berdaulat. Pemilih berdaulat akan menghasilkan negara yang kuat,” katanya.

Polce menjelaskan, sesuai PKPU Nomor 10 Tahun 2020, mekanisme kampanye dilakukan dalam dua tipe, yakni Kampaye melalui media daring dan kampanye secara tatap muka. Tentu dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan, dan pengendalian Covid-19.

Untuk Kampanye secara media daring, lanjut Polce, PKPU Nomor 11 Tahun 2020 membatasi jumlah akun media sosial terutama media sosial facebook masing-masing paslon. Demikian pula untuk kampanye tatap muka, baik di ruang tertutup maupun ruangan terbuka, jumlahnya pun dibatasi.

“Untuk kampanye melalui media daring, masing-masing paslon hanya bisa memiliki 20 akun facebook. Sedangkan untuk kampanye tatap muka di dalam ruangan jumlahnya hanya 50 orang, sedangkan di alam terbuka jumlahnya mencapai 100 orang,” tegasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top